12 Istri Kepala Daerah Kunjungi Pelatihan PE dan PM

12 Istri Kepala Daerah Kunjungi Pelatihan PE dan PM

foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan Pahlawan Ekonomi (PE) dan Pejuang Muda (PM) di Kaza City Mall, Sabtu (23/3/2019), berlangsung meriah. Bukan hanya dihadiri ribuan orang, baik yang lama maupun yang baru bergabung, tapi juga kedatangan 12 orang istri kepala daerah di Jawa Timur.

 “Kebutulan suami mereka sedang ikut Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-15. Acara yang berlangsung di Hotel JW Marriot. Mereka ingin tahu pemberdayaan usaha mikro kecil, ya kita ajak ke sini,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Wiwiek Widayanti.

Dalam kunjungan tersebut, ke-12 istri kepada daerah tidak datang sendiri. Ikut mendampingi pejabat Organisasi Perangkapt Daerah (OPD) terkait  dan staf. Mereka diterima para advisor, mentor dan fasilitator Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda.

Pelatihan Pahlawan Ekonomi (PE) dan Pejuang Muda (PM) di Kaza City Mall, Sabtu (23/3/2019), berlangsung meriah. Bukan hanya dihadiri ribuan orang, baik yang lama maupun yang baru bergabung, tapi juga kedatangan 12 orang istri kepala daerah di Jawa Timur.

 “Kebutulan suami mereka sedang ikut Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-15. Acara yang berlangsung di Hotel JW Marriot. Mereka ingin tahu pemberdayaan usaha mikro kecil, ya kita ajak ke sini,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan Wiwiek Widayanti.

Dalam kunjungan tersebut, ke-12 istri kepada daerah tidak datang sendiri. Ikut mendampingi pejabat Organisasi Perangkapt Daerah (OPD) terkait  dan staf. Mereka diterima para advisor, mentor dan fasilitator Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda.

Di tempat itu, ke-12 istri kepala daerah mendapat penjelasan seputar kegiatan pemberdayaan ekonomi warga Surabaya. Di mana, program yang dirintis sejak 2010 itu, awalnya hanya diikuti perempuan. Namun setelah beberapa berkembang.

“Sekarang sudah banyak bapak-bapak dan anak muda yang bergabung. Mereka ingin mengangkat harkat kehidupannya dengan merintis usaha,” ujar Don Rozano, advisor Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda.

Don juga menjelaskan, kegiatan ini sama sekali tidak membebani peserta dengan biaya apa pun alias gratis. Semua bahan disiapkan komite. Sebaliknya, komite tidak ada uang saku atau uang ransum yang diberikan kepada peserta.

“Silakan tanya kepada yang hadir di sini ibu-ibu, apa pernah menerima uang saku. Bagi kami, kegaitan PE dan PM ini tidak diorientasikan ada uang di depan,” jelas Don.

Kepada mereka, Don juga memperlihatkan berbagai pelatihan yang digelar setiap Sabtu-Minggu. Di mana pelatihan dibagi menjadi tiga cluster, yakni home industry, creative industry dan culinary business. Masing-masing cluster telah menyusun jadwal pelatihan dalam setahun. Sehingga peserta bisa melihat apa yang yang dibutuhkan jika mengikuti Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda.

Perkembangan sekarang, sudah banyak pelaku usaha yang berhasil dan mandiri menjadi. Mereka mendapatkan penghasilan yang cukup besar. Bahkan melebihi gaji manajer perusahaan.

Ketika itu, Don sempat memperkenalkan dua pelaku usaha sukses, yakni Dedy Kurnia Sunarno (owner Denil Pudding) dan Sufiyanto Arief (owner Segosoge). “Mereka ini omzet besar. Silakan di cek, berapa yang didapat setiap bulannya,” pungkas Don. (wh)

 

Marketing Analysis 2018