10 Miliarder Dunia yang Bangkrut Tahun Ini

10 Miliarder Dunia yang Bangkrut Tahun Ini

 

Kisah bangkrutnya pengusaha minyak asal Brasil, Eike Batista dan sejumlah nama lainnya keluar dari daftar orang terkaya membuktikan jika pengusaha sukses yang kaya raya pun bisa bangkrut.

Selain Eike Batista, ada sejumlah nama lain dari miliarder yang kekayaannya melorot tajam. Berikut mantan miliarder tersebut, seperti dilansir Forbes, Rabu (5/3/2014).

1. Eike Batista

Kekayaan pengusaha minyak asal Brasil ini turun USD10,3 miliar. Dan per Maret 2013, kekayannya tercatat USD10,6 miliar. Lalu pada 2014, kekayaannya cuma tersisa USD300 juta.

2. Olav Thin

Pengusaha hotel dan real estat ini merugi USD5,75 miliar. Alhasil, warga negara Norwegia ini cuma memiliki kekayaan USD250 juta tahun ini.

3. Victor Nusenkis

Pengusaha tambang batu bara ini mencatatkan penurunan kekayaan sebesar USD1,85 miliar. Alhasil, kekayaan warga negara Rusia ini cuma tersisa USD350 juta.

4. Robert Friedland

Warga negara Amerika Serikat (AS) ini merugi USD850 juta. Alhasil, pengusaha tambang ini tinggal mengantongi USD950 juta.

5. Habil Khorakiwala

Pengusaha farmasi asal India ini mencatatkan penurunan jumlah kekayaan sebesar USD950 juta. Pada tahun ini, kekayannya tercatat tinggal USD600 juta.

6. Michael Chiang

Pengusaha elektronik asal Taiwan ini menderita kerugian sebesar USD900 juta. Dan kekayaannya pada tahun 2014 ini tercatat USD650 juta.

7. Manoj Bhargava

Pengusaha asal Amerika Serikat (AS) ini tercatat mengalami penurunan kekayaan sebesar USD700 juta. Alhasil, kekayaannya tersisa USD800 juta.

8. Graham Weston

Pengusaha yang bergerak di bidang Web Hosting ini menderita kerugian USD600 juta. Alhasil, harta warga negara Amerika ini tersisa USD650 juta.

9. T Boone Pickens

Pengusaha minyak dan gas ini menderita kerugian USD300 juta. Alhasil, kekayaan warga negara Amerika ini tinggal USD900 juta.

10. David William Grainger

Pengusaha ritel ini menderita kerugian USD250 juta. Pada tahun ini, kekayaan warga negara Amerika ini tersisa USD750 juta. (bh)