1 April, Airport Tax Juanda Naik 87,5 Persen

1 April, Airport Tax Juanda Naik 87,5 Persen

 

Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJPPU) atau Airport Tax Juanda akan dinaikkan mulai 1 April. Penyesuaian ini tidak lepas dari peningkatan pelayanan terhadap penumpang.

Besaran penyesuaian tarif yang biasa disebut passenger service charge (PSC) di Bandara Internasional Juanda adalah Rp 75.000 untuk keberangkatan domestik dari tarif awal Rp 40.000 (87,5 persen). Sedangkan untuk tarif internasional berubah dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 (33,33 persen), per 1 April 2014.

General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Juanda Trikora Harjo mengakui sudah lama merancang kenaikan tariff Airport Tax. Tetapi baru tahun 2014 ini direalisasikan setelah empat tahun tidak ada kenaikan tarif.

“Memang sudah lama tidak ada kenaikan. Sementara kenaikan Airport Tax Juanda ini untuk membiayai kebutuhan operasional yang selama ini dibebankan ke APBN. Tetapi mulai 2011, kita sudah tidak mendapat pasokan APBN,” ujar Trikora.

Dihapusnya APBN ini membuat PT Angkasa Pura I Cabang Juanda dituntut profit. Dimana perusahaan BUMN ini harus melakukan pengembangan dengan dana sendiri, termasuk biaya operasional serta target pendapatan.

Kenaikan PSC juga lazim disebut airport tax  dianggap wajar oleh operator bandara. “Saya kira ini sudah sesuai koridor, karena pembahasan kenaikan tarif bukan kita lho, yang menentukan. Tetapi kantor pusat atas rekomendasi Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Kenaikan tarif tidak hanya di Bandara Internasional Juanda, tapi juga bandara lain dibawah PT Angkasa Pura I. Seperti Bandara Sepinggan (Balikpapan) Rp 75.000 (domestik)- Rp 200.000 (internasional); Bandara Sultan Hasanudin Ujung Pandang (Makassar) Rp 50.000 (domestik) dan Rp 150.000 (internasional).

Bandara Praya (Lombok) Rp 45.000 (domestik) dan Rp 150.000 (internasional). Ngurah Rai (Denpasar) Rp 75.000 (domestik) dan Rp 200.000 (internasional). Dasar lain penyesuaian tarif ini tidak lepas dari laju inflasi dalam setahun terakhir ini. (wh)