1.000 Anak Melukis Dayung Masuk Rekor MURI

1.000 Anak Melukis Dayung Masuk Rekor MURI
Para peserta melukis dayung di Armatim Surabaya, Kamis (7/1/2016). Foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Seribu siswa dari Sekolah Dasar (SD),  Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Hang Tuah di Surabaya memecahkan rekor Muri, melukis 1.000 buah dayung dalam waktu 20 menit secara bersamaan.

Mereka melukis bersama dengan  menggunakan media papan kayu yang dibentuk sedemikian rupa menyerupai dayung di Indoor Sport, Armatim Surabaya, Kamis (7/1/2016) pagi. Lomba melukis ini dimaksudkan sebagai bagian dari upaya cinta bahari dan memeriahkan ulang tahun ke 31 Yayasan Hang Tuah.

Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman mengatakan lomba melukis di dayung ini memang secara khusus mengajak siswa sebagai bagian generasi muda bangsa lebih mencintai kebaharian. “Sejak kecil, anak-anak harus diajari untuk mencintai negara bahari ini,” kata Maman Sulaeman kepada wartawan.

Para peserta yang membawa peralatan lukis langsung terlihat serius menorehkan aneka warna di atas obyek gambar yang mereka buat diatas media dayung tersebut. Beberapa peserta memilih obyek lukis aneka jenis ikan dan habitat laut serta bawah laut. Di antaranya gambar ikan, gurita, lumba-lumba serta terumbu karang.

Selain lomba lukis juga diperlombakan lomba lainnya yaitu bola volley, volley pantai dan renang. Usai mengikuti lomba lukis, 1.000 pelajar diajak melihat dari dekat sejumlah kapal perang (KRI) yang berada di dermaga Armada Timur (Armatim), Ujung, Surabaya.

“Kami ajak para pelajar untuk melihat dari dekat dan langsung naik kedalam beberapa kapal perang yang ada di dermaga Armatim,” ujarnya. (wh)