Wujudkan Ide Besar, Mulai dari Yang Kecil, lalu Bergerak Cepat

Wujudkan Ide Besar, Mulai dari Yang Kecil, lalu Bergerak Cepat

Para awak Enciety Business Consult memeriahkan lomba HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Rabu (15/8/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Rabu (15/8/2018) sore, keceriaan terpancar di Enciety Business Consult (EBC). Tim riset, support system dan tim data quality control berkumpul. Kali ini bukan untuk meeting project, tetapi berlomba. Berkompetisi untuk menyemarakkan HUT ke-73 Kemerdekaan Indonesia RI.

Empat kursi merah putih di-setting berjajar. Tiap peserta harus duduk menghabiskan krupuk dengan tali diikat pada ujung kaki masing-masing. Tak semudah yang terlihat. Ibaratnya dalam bisnis, ada faktor internal sebagai kunci. Keseimbangan, teknis, dan kesabaran.

Namun ada juga pengaruh luar. Bagaimana tidak, sorakan penonton dan angin, membuat konsentrasi menjadi tidak fokus. Lomba yang diikuti tim pria ini memang mengundang tawa. Ide spontanitas ini cukup membuat bulan Agustus ini makin meriah.

Yang tak kalah seru tim putri. Estafet mengupas nanas. Apabila di tim pria lebih menonjolkan kapabilitas individu. Pada tim putri lebih menguatkan kapabilitas team. Dipilih nanas sebagai tumbuhan tropis yang unik, bentuknya yang menarik, serta manfaatnya bagi pencernaan.

Seperti halnya dalam kerja harian di EBC, estafet mengupas nanas bukan hanya membutuhkan kemampuan individu, tetapi juga dukungan kekompakan tim. Saling memahami, bekerja sama, dan tetap ceria. Dan, pada perlombaan ini, tim riset berhasil meraih juara pertama. Baik untuk lomba krupuk maupun mengupas nanas.

Kompetisi kecil ini hanya game. Gelak tawa, teriakan, yel-yel yang pecah saat acara lomba menjadi bagian yang paling menghibur. Dan, yang utama tujuan akhir acara ini: kebersamaan.

Kita sangat berharap semangat kemerdekaan ini bukan hanya hadir dalam bulan Agustus saja. Tetapi menjadi sikap dan ide besar, bahwa kita berada menjadi bagian untuk mewujudkan kemerdekaan ini. Merdeka dari kebodohan, merdeka dari kemiskinan dan merdeka dari rasa benci dan intoleran.

Salam. (unung)

Marketing Analysis 2018