Videotron untuk Akses Informasi Lalu Lintas

Videotron untuk Akses Informasi Lalu Lintas

Pemkot Surabaya makin serius meningkatkan pelayanan masyarakat. Salah satunya, peningkatan layanan di bidang infirmasi lalu lintas. Itu seperti dibuktikan dari pemasangan Videotron di Jalan Raya Darmo (depan Masjid Al Falah Surabaya). Videotron tersebut menampilkan pantauan closed circuit television (CCTV) dalam mengakses info lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Eddi mengatakan, pemasangan videotron tersebut dilakukan di beberapa titik agar masyarakat dapat melihat dan mengetahui keadaan jalan sehingga dapat mencari alternatif. 

“Dengan memanfaatkan videotron sebagai variable message send (VMS). Yang kami manfaatkan dan satu-satunya adalah videotron di lampu merah depan Kebun Binatang Surabaya (KBS),” katanya. 

Dikatakan, penampilan gambar CCTV milik Dishub dari berbagai titik melalui VMS ini akan dikembangkan dibeberapa lampu merah yang memiliki alternatif jalan. Sehingga dengan begitu ketika di suatu jalur jalan sedang mengalami kemacetan parah, ataupun ada kegiatan yang membuat jalan ditutup. Pemakai jalan dapat dengan cepat mengetahui dan mencari jalur alternatif lain agar tidak menambah kemacetan. 

“Agar kemacetan tidak bertambah parah karena masyarakat sudah mengetahui sebelum melintasi jalan atau kawasan yang macet tersebut,” terang Eddi.

Biasanya pengguna jalan karena ketidaktahuannya mereka tetap melanjutkan menggunakan jalur tersebut, sehingga menambah terjadinya kemacetan, dengan ini diharapkan kemacetan dapat dikurangi. 

“Jadi manfaat videotron VMS bukan hanya untuk menampilkan proyek transportasi masal saja seperti selama ini. Juga untuk akses informasi lalu lintas ini,” bebernya.

Sedangkan jumlah titik-titik ruas jalan yang terdapat CCTV milik Dishub untuk memantau kondisi lalu lintas saat ini sudah berjumlah 165 titik. Ke depannya juga akan ditambah lagi, sehingga akses informasi menjadi lebih luas.

Untuk penambahan videotron dengan teknologi VMS ini, dishub masih merencanakan dan masih akan diajukan. Untuk jumlahnya belum bisa dipastikan berapa yang akan ditambah. Termasuk juga penambahan CCTV juga akan terus ditambah, termasuk dipinggiran-pinggiran kota.

“Direncanakan akan ditambah di jalur alternatif seperti di jalan Dr Soetomo, jalan Ahmad Yani, depan Taman Bungkul dan beberapa lokasi lain,” pungkasnya.(wh)

Marketing Analysis 2018