UMSurabaya Launching Lima Co-Working Space

UMSurabaya Launching Lima Co-Working Space

Launching UMSurabaya Creative Space (UCS) yang dihadiri Rektor Dr Sukadiono, Jeffrey Hsiao (General Director Taipei Economic and Trade Office TETO) dan Rosa Chan, Ketua PWM Jawa Timur Dr Saad Ibrahim di Attauhid Tower lantai 13, Rabu (9/5/2018).foto:huas umsurabaya

Satu lagi co-working space hadir di Surabaya. Namanya, UMSurabaya Creative Space (UCS). Tempat bertumbuhnya ekosistem industri kreatif yang berlokasi di Jalan Raya Suterejo 59 itu, dilaunching Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) di Attauhid Tower lantai 13, Rabu (9/5/2018).

Acara launching dihadiri Jeffrey Hsiao (General Director Taipei Economic and Trade Office TETO) dan Rosa Chan, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr Saad Ibrahim bersama Prof Achmad Jainuri (wakil ketua) Sulthon Amien (wakil ketua), dan Tamhid Masudi (sekretaris).

UCS terbagi di berbagai macam titik, yaitu Co-Millenial , Design and Audio-Visual Space di Gedung G Lantai-4, Litterate: Coffe and Bookstore di Gedung F-Dasar, Asian Corner di Perpustakaan UMSurabaya, Technopreuner Space di rooftop At-Tauhid Tower lantai 4.

“Semua co-working space tersebut didesain dengan gambar dan ornamen yang futuristik dan visioner.  Selain itu, UCS mencanangkan banyak program yang mampu mendukung dan berorientasi produk inovasi, baik berupa pelatihan maupun short course,” ujar Rektor UMSurabaya Dr Sukadiono.

Dia lalu mengatakan, hadirnya UCS merupakan ikhtiar baru menghadirkan co-working space di lingkungan kampus. Ini lantaran kampus merupakan lahan subur tumbuh kembangnya gagaasan dan ide.

UMSurabaya Launching Lima Co-Working Space
Tamhid Masudi, Saad Ibrahim, Sukadiono, dan Achmad Jainuri di salah satu sudut CMS.foto:humas umsurabaya

Menurut Sukadiono, UCS diharapkan sebagai barometer mengawal revolusi industri 4.0. “Tidak ada pilihan lain, jika ingin Indonesia maju kita harus melakukan perubahan. Perubahan pola pikir, cara kerja, model organisasi, produktivitas, disiplin nasional, inovasi,” ujar dia.

UMSurabaya Launching Lima Co-Working Space
Sudut UCS yang terbuka dan teduh di Kampus UMSurabaya.foto:humas umsurabaya

Sementara, Jeffrey Hsiao mengatakan, Asian Corner yang bekerjasama dengan pemerintahan Taiwan berharap bisa menjadi bagian dari UCS yang dapat menjadi wadah komunikasi interaktif antarnegara dan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Adanya ruang tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai wadah pertukaran budaya. Seperti mengadakan acara Asian Culture Day dan Asian Summer Camp,” jelas Jeffrey. (wh)

Marketing Analysis 2018