UMKM Sumbang Rp 648 Triliun PDRB Jatim

UMKM Sumbang Rp 6.48 Triliun PDRB Jatim
Wagub Jatim, Gus Ipul dan istri mengunjungi stan peserta di Koperasi dan UMKM Expo 2013 (4/12/2013)

Dinas Koperasi dan UMKM Jatim menggelar pameran akbar di Convention Hall Grand City, Surabaya Rabu (4/12/2013). Kegiatan tersebut diikuti 190 UMKM tersebut digelar hingga Minggu (8/12/2013).

Kepala Diskop dan UMKM Jatim, R.B. Fattah Yasin mengatakan, sektor perkoperasian maupun UMKM terus bertambah jumlahnya.  “Hingga tahun 2013 ini, jumlahnya mencapai 29.263 unit koperasi dan 6,4 juta pelaku UMKM,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan tersebut perlu difasilitasi dengan pembentukan jaringan usaha, antara lain melalui pameran. “Kami menargetkan transaksi Rp15 miliar. Selain transaksi ,tujuannya juga membangun jejaring usaha,” tuturnya. Tahun 2014, Dinas Koperasi menarget perolehan Rp 2,65 triliun dengan 1.200 mitra.

Antusiasme para pelaku koperasi dan UMKM ini di luar dugaan. Sebulan sebelum pendaftaran peserta ditutup, semua stan sudah ludes di-booking. Di antara 190 stan tersebut, sembilan provinsi lain di luar Jatim turut berpartisipasi.

Geliat pesat koperasi dan UMKM ini pun terbukti dari besarnya sumbangsih terhadap perekonomian Jatim. Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf memberikan apresiasinya. Ia mengungkapkan, pada 2012 saja, kedua sektor itu telah berkontribusi sekitar 54,48 persen terhadap PDRB Jatim yang mencapai Rp 1.200 triliun. Jadi totalnya, Rp 648 triliun.

“Ini berbanding terbalik dengan kondisi global. Saat ekonomi global anjlok, koperasi dan UMKM masih tetap bertahan dan memberikan kontribusi terbaik,” ujarnya.

Gus Ipul, begitu sapaan akrabnya, berharap pelaku UMKM maupun koperasi bisa lebih percaya diri terutama menghadapi pemberlakuan pasar bebas ASEAN pada 2015. Apalagi, Koperasi Warga Semen Indonesia baru saja mendapat penghargaan bergengsi tingkat dunia. Mewakili Indonesia, Koperasi naungan perusahaan semen pelat merah itu masuk urutan 233 koperasi terbaik dunia versi International Cooperatif Assosiation (ICA).

“Mari kita buktikan bahwa produk-produk UMKM dan koperasi kita juga punya daya saing, tak kalah berkualitas,” ucap Gus Ipul.(wh)

Marketing Analysis 2018