Tol Kejapanan-Porong Diperasikan Awal Tahun Depan

Tol Kejapanan-Porong Diperasikan Awal Tahun Depan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana mengoperasikan ruas tol Kejapanan-Porong sepanjang empat kilometer paling  awal tahun depan berbarengan dengan pengoperasian ruas tol Gempol Pandaan sepanjang  13,61 kilometer.

Operator jalan tol  milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini  juga akan yang mengoperasikan dua tol lainnya, yakni Gempol-Pasuruan  dan Surabaya-Mojokerto seksi IV pertengahan tahun depan.

“Konstruksi ruas tol Kejapanan-Gempol  selesai tahun ini, dan kita operasikan awal tahun depan bersamaan dengan pengoperasian ruas tol Gempol-Pandaan,” ujar David Wijayatno, Minggu (16/11/2014).

Diungkapkan, ruas Kejapanan-Porong merupakan  ruas pengganti jalan tol  yang terendam luapan lumpur  Lapindo  yang merendam jalan tol ruas Surabaya-Gempol. “Panjangnya mencapai empat kilometer yang dibangun sebagai pengganti ruas yang terendam lumpur,” kata David.

Data PT Jasa Marga mencatat total investasi yang ditanamkan di tiga ruas tol Jawa Timur dan satu ruas tol relokasi pengganti tol yang terendam sekitar Rp 8 triliun.

“Untuk investasi di Kejapanan-Porong saya lupa persisnya. Panjangnya hanya empat kilometer,” kata David.

Dia menyebutkan, untuk pembangunan jalan tol pengganti yang terendam lumpur itu seluruh kontruksi dibiayai PT Jasa Marga dengam memperhitungkan masa konsesi ruas tol Surabaya-Gempol.  Sementara dana pembebasan lahan seluruhnya ditanggung pemerintah.

“Berapa tarif dan perpanjangan masa konsesi akan ditetapkan pemerintah,” kata David.

Selain ruas tol pengganti, BUMN yang mengoperasikan sejumlah jalan tol di Indonesia ini juga akan mengoperasikan ruas tol  Surabaya-Mojokerto seksi IV di ruas Mojokerto-Krian , dan Gempol- Pasuruan Seksi I yang melintas Rembang-Gempol  dan pada pertengahan tahun depan.

“Konstruksi telah dilakukan sejak tahun lalu. Kita berharap pertengahan tahun 2015 sudah bisa beroperasi,” katanya.

Hingga kini, Jasa Marga telah mengoperasikan sebanyak 13 ruas toll di seluruh Indonesia dengan total panjang  545 kilometer, termasuk di dalamnya ruas Surabaya-Gempol sepanjang 49 kilometer. Tiga ruas toll yang tengah dalam tahap kontruksi meliputi Surabaya-Mojokerto (36,3 kilometer), Gempol-Pasuruan (34,15 kilometer), Gempol-Pandaan (13,61 kilometer).

David mengungkapkan bahwa total ruas toll yang kini dibangun Jasa Marga mencapai sembilan ruas yangs eluruhnya diharapkan sudah beroperasi pada 2017.

“Setelah seluruhnya beroperasi akan ada penambahan jalan toll sepanjang 210 kilometer sehingga total jalan toll yang dioperasikan Jasa Marga menjadi 755 kilometer,” imbuh David.

Hingga kuartal III 2014, Jasa Marga berhasil membukukan pendapatan toll sebesar Rp 5,23 Triliun,  naik 16,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 4,47 triliun. Volume  kendaraan yang selintas sepanjang  sembilan bulan pertama 2014 tercatat 972,13 juta kendaraan.  Total  laba  bersih yang dihimpun  mencapai  Rp 1,14 Triliun, meningkat 11,3 persen  dari kurun waktu yang sama tahun lalu  yang tercatat Rp1,02 triliun.(wh)

Marketing Analysis 2018