Tips Mempertahankan Kualitas Sablon Goodie Bag

Tips Mempertahankan Kualitas Sablon Goodie Bag

Pelathan sablon Pejuang Muda Surabaya di Kaza City Mall, Sabtu (1/9/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Pelatihan sablon Pejuang Muda Surabaya memberikan tips menyablon goodie bag. Suvenir ini biasanya dipakai untuk kegiatan seminar, workshop dan ulang tahun.

“Biasanya mereka yang pesan goodie bag ini dalam jumlah besar atau sistem partai,” ujar Ahmad Arief, mentor Pejuang Muda, ditemui di Kaza City Mall, Sabtu (1/9/2018).

Menurut dia, bahan goodie bag sangat beragam. Di antaranya dari spunbond, kanvas, dan drill. Bentuknya kebanyakan seperti tas belanjaan yang ringan.

Kata dia, tantangan menyablon goodie bag ini adalah bisa secara konstan mempertahankan kualitas hasil sablon. “Kualitas warna dan motif harus baik. Kalau banyak yang tidak konstan itu karena teknik pewarnaan kurang sempurna,” kupasnya.

Pada proses pewarnaan, sambung Arief, pemilihan jenis tinta sangatpenting. Jika goodie bag yang akan disablon dominan ke bahan kain, maka jenis tinta yang digunakan berbahan air. Namun, jika media sablon yang digunakan berbahan dasar plastik, jenis tinta yang digunakan berbahan minyak.

“Jadi, sebelum kita memulai proses, usahakan tahu dulu jenis bahan goodie bag-nya,” jelas Arief menambahkan.

Ditegaskan Arief, selain menguasai gradasi warna pada teknik pewarnaan, ia mengingatkan para untuk menjaga alat-alat yang digunakan untuk memproduksi. Kebanyakan pesanan goodie bag ini membutuhkan dua atau tiga warna berbeda.

“Kebersihan alat ini sering kali dianggap remeh. Padahal sangat mempengaruhi hasil sablon. Jika tidak bersih bisa jadi hasil sablonnya akan cepat pudar,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, imbuh Arif, kendala yang sering muncul ketika proses penyamblonan dalam bentuk partai adalah proses finishing atau proses pengeringan. Jika tidak memiliki alat hot gun, wajib mengeringkan hasil sablon dengan cara digantung atau dianginkan.

“Nah, untuk proses pengeringan ini, kita wajib cerdas dalam memperkirakan waktu pengerjaan. Karena pada proses ini kita butuh waktu yang cukup,” tegasnya. (wh)