Tips Bikin Kopi Espresso Nikmat ala SHS

Tips Bikin Kopi Espresso Nikmat ala SHS
Muhammad Iqbal memberi pelatihan meracik kopi di Gedung SHS Surabaya, Rabu (16/9/2015). Arya wiraraja/enciety.co

Bikin kopi espresso yang nikmat? Gampang. Anda bisa menyimak tips yang  disampaikan Muhammad Iqbal, dosen pengajar Barista Knowledge Surabaya Hotel School (SHS) Surabaya ini.

Menurut dia, parameter espresso yang nikmat adalah hitam pekat tanpa berbusa atau bubble. Ketepatan waktu dan kecermatan saat memeras biji kopi sangat diperlukan.

“Kita juga harus dapat mengenal espresso mesin yang kita gunakan, tingkat kehalusan, dan kekasaran bubuk kopi. Itu juga berpengaruh dalam pembuatan espresso,” ujarnya saat ditemui enciety.co di Gedung SHS Surabaya, Rabu (16/9/2015).

Dia mencontohkan, ketika memeras biji kopi, dibutuhkan ketepatan dalam menghitung waktu pemerasan. “Sari kopi yang biasanya disajikan adalah 5 detik setelah proses pemerasan, berkisar antara 25 detik dan dengan parameter sari kopi berkisar 30 ml,” terangnya.

Memang, sambung dia, secara garis besar biji kopi ada dua jenis. Yakni,  jenis Arabica yang rasanya cenderung asam dan kopi jenis robusta. Setelah mengenal keduanya, kita harus dapat bijak dan cermat dalam mengolah kedua jenis tersebut.

Dia mengimbuhkan, untuk mengurangi rasa asam biji kopi jenis arabica disarankan untuk mencampur espresso dengan susu murni pasteurisasi, temperaturnya 60 derajat celcius.

ekspreso-shs-sip“Espresso 30 ml yang terbuat dari biji kopi jenis arabica akan kita campur dengan susu murni pasteurisasi harus benar-benar diperhatikan suhu dari susu tersebut. Jika terlalu panas, maka akan mempengaruhi rasa dari espresso hingga menjadi sedikit gosong,” ulas Iqbal yang juga seorang Trainer Barista Management di beberapa kafe ternama di Surabaya itu.

Kata Iqbal, untuk menjadi seorang barista profesional dibutuhkan ketekunan dan keterampilan dan harus sering berlatih. Ia harus harus benar-benar memahami karakter biji kopi.

“Untuk menjadi seorang barista yang andal, dibutuhkan waktu belajar kurang lebih 1,5 tahun. Latihan praktik serta menghapal menu harus dilakukan saban hari,” ungkap dia.

Iqbal juga berpesan kepada kreatif kopi ketika proses penyajian minuman kopi adalah bonus dari Barista Knowledge yang dia ajarkan. Yang paling penting dari pengolahan sari kopi ini adalah taste atau rasa yang dapat dihasilkan.

“Jika telah menguasai hal tersebut, kita juga dapat menyarankan kepada para penikmat kopi sensasi apa yang dapat mereka rasakan ketika menikmati sencangkir kopi hasil racikan kita,” tandasnya. (wh)

Marketing Analysis 2018