Tips Bikin Kalung Batik Berbentuk Bunga Mawar

Tips Bikin Kalung Batik Berbentuk Bunga Mawar

Teks: Pelatihan Pahlawan Ekonomi Surabaya cluster creative industry di Kaza City Mall, Minggu (4/2/2018).

Membuat kalung batik berbentuk bunga mawar. Itulah yang dilakukan dalam pelatihan Pahlawan Ekonomi Surabaya cluster creative industry di Kaza City Mall, Minggu (4/2/2018).

Digelarnya pelatihan ini dikarenakan kalung batik dengan bentuk bunga mawar ini belakangan sangat populer di kalangan ibu-ibu dan anak muda yang gemar memakai hijab.

“Karena dengan bentuknya cantuk, seringkali kalung ini dipadupadankan dengan hijab sebagai hiasan,” tegas Titut Abisiswo, mentor pelatihan Pahlawan Ekonomi.

Kata Titut, bahan-bahan yang dibutuhkan di antaranya kain perca batik dengan motif bunga, sumbu kompor, jarum jahit, dan benang.

“Untuk membuatnya, hal pertama yang dilakukan adalah membuat model atau desain bunga mawar. Selanjutnya, rangkai kain perca berbentuk seperti kelopak bunga mawar,” terang dia.

Titut juga mengatakan, untuk merangkai kain menjadi bentuk bunga, hal yang harus dilakukan adalah kain dibentuk kerucut dan disusun layaknya kelopak bunga. Setelah itu, supaya bentuknya tetap dan rapi, kain dijahit dengan menggunakan jarum dan benang.

Langkah selanjutnya, imbuh dia, membuat tali kalung. Caranya, bentuk kain menyerupai silinder, lalu masukkan sumbu kompor sebagi isi dari tali.

“Agar terlihat cantik, pastikan kepadatan tali kain batik yang diisi dengan menggunakan sumbu kompor. Semakin padat, tali yang dibuat bakal makin terlihat cantik,” tutur Titut.

Sebagai langkah finishing, kata Titut, gabungkan kedua bagian kalung antara tali dengan kelopak bunga yang digunakan sebagai liontin kalung dengan cara menjahit.

“Simpul yang digunakan adalah teknik jahit simpul ikat. Agar hasilnya cantik, jangan lupa pilih benang yang memiliki warna senasa dengan kain yang digunakan,” kupasnya.

Titut menuturkan, di pasaran harga 1 buah produk tersebut dapat dibandrol dengan harga Rp 25-40 ribu. Bergantung motif dan detail produk.

“Makin cantik dan detail produk yang kita buat, makin tinggi harganya,” tegasnya. (wh)

Marketing Analysis 2018