Teknik Produksi Sablon untuk Kemeja Bermotif

Teknik Produksi Sablon untuk Kemeja Bermotif

Pelatihan sablon Pejuang Muda di Kaza City Mall, Sabtu (14/4/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Mengasah kemampuan dalam produksi menjadi syarat wajib yang harus dilakukan bagi peserta pelatihan sablon Pejuang Muda Surabaya. Karena dengan memiliki teknik produksi sablon, kita akan terbiasa dan tahu apa yang harus dilakukan bila menerima pesanan.

“Terjun di usaha sablon kuncinya cuma berani dan banyak berlatih. Makin tinggi jam terbangnya, kita bakal makin berani memproduksi berbagai hasil sablon di media apapun sesuai pesanan pelanggan,” kata Akhmad Arief, mentor pelatihan sablon Pejuang Muda, ditemui di Kaza City Mall, Sabtu (14/4/2018).

Kata Arief, untuk meningkatkan kemampuan, ia mengajak para peserta pelatihan memahami teknik menyablon pada media produk kemeja bermotif.

“Kemeja bermotif ini merupakan media yang terbilang sangat rumit untuk di sablon. Kalau untuk nyablon saja kita tinggal mencetak. Namun yang kita butuhkan adalah hasil sablon yang sesuai motif dan warna kemeja. Untuk itu butuh ketelitian dan kejelian dalam memilih warna,” jelas dia.

Sebagai langkah awal, Arief mengarahkan peserta pelatihan membuat desain karakter atau gambar sablon yang akan dicetak. Setelah itu, memilih warna pada tinta sablon yang akan digunakan.

“Warna harus kontras dengan warna kain kemeja yang akan disablon. Jika warnanya sama, kita dapat mengakalinya dengan teknik framing. Jadi kita bisa menambahkan warna frame yang kontras dengan warna kain baru menambahkan membuat gambar yang akan disablon di atas media kemeja,” ujar dia.

Arief lalu mengingatkan para peserta agar dapat lebih teliti dalam melakukan teknik cetak sablon. Kata dia, letak gambar harus sesuai atau senada dengan motif yang ada para kemeja.

“Jika tidak sesuai dengan motif kemeja, hasil sablon kita bakal kurang sempurna. Selain itu, jika salah menempatkan letak gambar, produk sablon kita juga bakal tidak terlihat menarik. Itu bakal mempengaruhi nilai produk,” pungkas dia. (wh)

Marketing Analysis 2018