Teknik Membingkai Uang Mahar Pernikahan

Teknik Membingkai Uang Mahar Pernikahan

Nanik Heri memamerkan hasil kreasi uang mahar pernikahan.foto:arya wiraraja/enciety.co

Seni membingkai uang mahar pernikahan menjadi satu materi pelatihan creative industry intermediate Pahlawan Ekonomi Surabaya. Produk ini diyakini laku dijual.

“Untuk membuatnya juga butuh sentuhan seni. Karena kerumitan detail melipat dan menyusun uang mahar wajib dipraktikkan saat membuat produk ini. Jadi tidak bisa sembarangan,” ujar Nanik Heri, koordinator mentor creative industry, di sela acara pelatihan yang diadakan di Kaza City Mall, Minggu (7/10/2018).

Nanik lalu menerangkan bahan-bahan yang digunakan. Yakni, bingkai berbahan karton tebal yang telah dihias dengan lapisan mika, rangkaian bunga plastik dengan warna sesuai mata uang, sellotape, dan dobletape.

“Untuk mata uang, kita gunakan mata uang mainan pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 10 ribu. Karena jika kita menggunakan pecahan uang asli kita bakal dianggap mengurangi peredaran uang di pasaran. Ini dilarang undang-undang,” tegas dia.

Kata Nanik, untuk membuat produk tersebut, langkah awal dengan membuat rangkaian bunga dengan mata uang. Caranya menggunakan teknik melipat. Agar tahan lama, gunakan sellotape dan dobletape.

“Teknik melipatnya kita tinggal melipat mata uang secara melingkar serupa dengan kelopak bunga mawar. Agar cantik, perhatikan dan ikuti desain rangkaian bunga plastik yang digunakan,” tutur ownr Kriya Daun ini.

Teknik Membingkai Uang Mahar Pernikahan
Pelatihan memingkai uang pernikahan di Kaza City Mall, Minggu (7/10/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Supaya tahan lama, imbuh Nanik, taruh rangkaian mahar dalam bingkai yang telah disediakan. Kemudian hiasi bingkai dengan beberapa pita dan pernak-pernik yang telah disediakan.

Nanik berharap peserta pelatihan menggunakan bahan-bahan yang tidak merusak kertas. “Contohnya, bahan yang tidak boleh digunakan adalah jarum. Karena mahar ini kebanyakan disimpan sebagai kenangan, kita wajib memilih bahan yang digunakan supaya kualitasnya tahan lama,” pungkas Nanik. (wh)

Berikan komentar disini