Tas Lukis Ikon Surabaya

Tas Lukis Ikon Surabaya

Siti Retnanik dan tas lukis ikon Surabaya hasil pelatihan di Kaza City Mall, Minggu (5/8/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Tas lukis ikon Surabaya menjadi produk yang sangat menarik. Kini, produk handicraft tersebut banyak diburu pembeli.

Menurut Siti Retnanik atau karib disapa Nanik Heri, koordinator mentor pelatihan creative industry intermediate Pahlawan Ekonomi, tas lukis ikon kota Surabaya sangat cocok untuk buah tangan.

“Bukan hanya masyarakat asli Surabaya saja lho yang pakai. Saya banyak menjumpai tas ini menjadi barang favorit bagi para pelancong asal luar kota, bahkan luar negeri yang jalan-jalan ke Surabaya,” ungkap Nanik Heri, di sela pelatihan di Kaza City Mall, Minggu (5/8/2018).

Menurut Nanik, proses pembuatas tas lukis ikon Surabaya ini sebenarnya sederhana. Bahan-bahan yang digunakan juga mudah ditemui di toko-toko yang menjual bahan jahitan. Yakni, kain kanvas polos, kain kanvas dengan motif monokrom, tali kulit, pin handle yang digunakan untuk mengunci tali kulit atau pegangan tas, dan cat lukis kuas.

Cara membuatnya, terang Nanik, langkah pertama membuat pola dasar tas. Setelah itu, jahit tas sesuai pola dasar yang dibuat. Setelah itu, hiasi atau gambar tas dengan menggunakan cat lukis dengan menggunakan kuas lukis. Biarkan lukisan kering, lantas pasang pengangan tas yang berupa tali kulit dengan menggunakan pin handle.

“Yang kita jual dari produk ini adalah karya seni. Dengan begitu kita bisa jual produk tas ini lebih mahal,” tegasnya.

Kata Nanik, rata-rata di pasaran, harga tas lukis ikon Surabaya jenis selempang dibandrol Rp 150 ribu per buah. Untuk tas lukis jenis ransel dijual Rp 250 ribu per buah. Lalu, untuk goodie bag dapat dibandrol Rp 50 ribu per buah. (wh)

Marketing Analysis 2018