Tanpa IT Apps Bisnis Bakal Tergerus

Tanpa IT Apps Bisnis Bakal Tergerus

Christian Aditya Santoso, Junaedi Widjojo, David Yulianto dan Kresnayana Yahya.foto:arya wiraraja/enciety.co

Dunia digital kini menjadi sentral. Segala bidang bisnis pasti membutuhkan. Sebab jika tidak, keberadaaan usaha bakal tergerus dan tertinggal.

Hal itu disampaikan Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya bertajuk “Digital Business Opportunity, Prospek Product dan Solusi IT Apps untuk Memenuhi Kebutuhan Kaum Millennial”, Jumat (3/5/2019).

Dalam acara itu dihadiri Christian Aditya Santoso (IT Consultant Unicode Solution), Junaedi Widjojo (owner Juggle Jack), dan David Yulianto (CEO Bee Accounting).

Menurut Kresnayana, ada tiga hal penting yang membuat para pelaku usaha saat ini butuh produk IT Apps dalam seluruh kegiatan usaha. Pertama, skala usaha pasti makin besar.  “Untuk mengimbanginya, pelaku usaha butuh IT Apps supaya dapat berjalan sesuai sistem dan konsep usaha,” jelasnya.

Kedua, sambung dia, kebutuhan big data. Para pelaku usaha tidak dapat mengingat secara komprehensif seluruh data yang dimiliki. Fungsi sentral dari IT Apps ini selain dapat menyimpan data dalam jumlah besar dan akurat. ”Kita dapat mensingkronkan big data dengan sistem usaha yang telah kita buat,” ujar Bapak Statistika Indonesia itu.

Ketiga, jika IT Apps ini dapat membantu para decision maker mengambil keputusan secara cepat dan tepat. “Di zaman yang punya arus informasi cepat seperti sekarang dibutuhkan juga para decision maker yang cepat merespons dan mengambil keputusan. Lewat segala macam data yang ada, keberadaan IT Apps ini bisa jadi pedoman bagi mereka memutuskan kebijakan,” papar Kresnayana.

Penggunaan IT Apps juga dibutihkan pemerintahan. “Semua sudah pakai digital. Kalau kita bisa memanfaatkan IT Apps ini, maka sistem usaha dan data yang kita punya tidak akan tercecer. Jelas ini memudahkan segala kegiatan kita,” tandas dia.

David Yulianto, CEO Bee Accounting, menjelaskan, dulu para pelaku usaha berpikir jika perangkat atau infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah usaha adalah sumber daya manusia, alat-alat pabrik, bangunan pabrik, dan lain sebagainya.

“Namun sekarang semua telah berubah. Jika kita punya IT Apps berupa software, kita bisa menjalankan perangkat-perangkat tersebut secara otomatis dan terintegrasi,” cetus dia.

Selain itu, dengan perangkat IT Apps, semua orang dapat menggunakannya. Lewat sistem operasional yang sederhana, jelas keberadaan IT Apps menjadi solusi dari sistem operasional kerja masa depan. “Hal ini menjadi satu jalan keluar ketika ada pelaku usaha yang butuh sumber daya manusia,” jelas dia.

Dia lalu memberi contoh bisnis kedai minuman. Dulu, untuk menjaga stan sesuai dengan jam operasional. Namun, dengan menggunakan IT Apps, semacam mesin penyedia minuman otomatis, hal itu tidak perlu lagi cari SDM untuk jaga 1 x 24 jam. “Kita juga dapat memantau perkembangan usaha kita karena sistem tersebut telah terintegrasi dengan baik. Mulai sistem penjualan otomatis hingga sistem pembukuan data keuangan. Ke depan, perangkat IT Apps ini menjadi solusi pelaku usaha yang ingin usahanya berkembang,” terang David. (wh)