Tampil Smart dengan Batik dan Tenun

Tampil Smart dengan Batik dan Tenun
Koleksi Adith Hendart dipamerkan dalam peragaan busana di Atrium Grand City Mall, Rabu (15/4/2015). foto: Umar Alif/enciety.co

Sebanyak delapan baju karya Adith Hendart dipamerkan dalam peragaan busana di Atrium Grand City Mall, Rabu (15/4/2015). Rancangan desainer Adith sendiri lebih menampilkan busana dari kain tradisional Indonesia, yaitu batik dan tenun.

Di dalam gelaran Festival Kartini Indonesia Heritage, kedelapan rancangan tersebut nampak terkesan smart, namun tetap elegan. Menurut Adith, dengan busana berbahan dasar khas asli Indonesia, selain bisa melestarikan kebudayaan juga menambah kesan yang luwes dan dinamis.

“Bahan-bahan dari Indonesia seperti batik dan tenun sangat bagus untuk dijadikan busana. Tidak kalah dengan bahan dari luar negeri. Berbanggalah Indonesia yang bisa menghasilkan bahan tersebut yang tidak kalah dengan negara lainnya,” kata Adith Hendart yang kini tinggal di Jakarta tersebut.

Ia menambahkan, bila baju dari bahan Indonesia bisa disesuaikan dengan waktu dan tempat yang akan didatangi. Bila ke pesta atau acara resmi terlihat bagus dan di acara santai juga tidak terlihat berat.

Selain itu, dengan menggunakan bahan dasar dari batik dan tenun maka pemakai baju maupun gaun tersebut bisa memadupadankan dengan busana atau aksesoris tambahan lainnya.

Seperti penambahan syal yang senada, atau berbagai ornamen lain. Misalnya sang pemakai ingin memadupadankan dengan tas yang dibawanya, maka bahan batik atau tenun sangat bisa diadopsinya.

“Kekayaan Indonesia sangat bagus untuk dipakai. Janganlah kalah dan bangga dengan produk luar negeri. Masih lebih nyaman dengan buatan Indonesia, kok,” ujarnya. (wh)