Tahun Baru, Telkomsel Siagakan 67 Mobile BTS dan 268 Mobile Grapari

Tahun Baru, Telkomsel Siagakan 67 Mobile BTS dan 268 Mobile Grapari
Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief (paling kiri) beserta Direktur IT Telkomsel Ng Soo Kee (paling kanan) saat memberikan bantuan sosial berupa kepada Gereja/Yayasan, di peringatan NARU di Solo. foto:telkomsel

Untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan dalam berkomunikasi dan menggunakan layanannya, khususnya di periode Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 (NARU) yang dipredikasi akan mengalami lonjakan trafik, Telkomsel melakukan sejumlah peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Alex J. Sinaga mengatakan, periode Lebaran, Natal dan Tahun Baru yang selalu dibarengi dengan masa liburan merupakaan periode yang amat penting bagi masyarakat Indonesia. Di saat-saat ini pula lah kebutuhan komunikasi pelanggan meningkat, karena banyaknya pertukaran informasi antar sesama, baik menggunakan layanan suara, SMS ataupun data.

“Untuk itu, di masa-masa tersebut kami selalu meningkatkan kesiapan layanan dan jaringan untuk menjamin kualitas berkomunikasi terbaik yang kami berikan bagi para pelanggan,” katanya.

Alex lebih lanjut menjelaskan bahwa layanan data diprediksi akan mengalami lonjakan yang signifikan, berhubung saat ini pelanggan sangat aktif dalam menggunakan ponselnya untuk berbagi momen-momen keseruan mereka lewat berbagai aplikasi social media dan chatting.

Tidak lupa, Alex menambahkan bahwa saat ini pelanggan dapat menikmati kualitas mobile broadband terbaik, karena Telkomsel baru saja meluncurkan layanan mobile 4G LTE pertama di Indonesia secara komersial yang melayani Jakarta dan Bali.

Layanan ini diharapkan akan dapat memberikan pengalaman digital lifestyle yang terbaik, dimana saat ini semakin banyak pelanggan yang mengakses rich content melalui smartphone-nya. Untuk tahap awal, dengan lebih dari 200 BTS 4G di Jakarta dan Bali, pelanggan akan dapat menikmati layanan Telkomsel 4G LTE di 200-an lokasi yang telah diidentifikasi sebagai lokasi high data traffic di Jakarta dan Bali.

Selama periode NARU tahun ini, Telkomsel memperkirakan kenaikan terbesar terjadi pada layanan data seperti halnya saat lebaran tahun ini yang kenaikannya diprediksi mencapai 1,100 Terabyte atau naik 25.99% dibandingkan hari normal. Sementara itu, layanan suara diperkirakan menjadi 1.50 Milyar menit atau naik 9.61%, sedangkan trafik SMS diperkirakan menjadi 1.105 Milyar SMS atau naik 14.14% dibandingkan dengan trafik normal hari biasa di tahun 2014 (968 juta SMS).

Sebagai antisipasi dari hal tersebut, dari sisi jaringan Telkomsel melakukan sejumlah aktivitas, seperti dalam hal kemampuan penanganan pelanggan VLR (Visitor Location Register) yang ditingkatkan sebesar 214 juta pelanggan (naik 1.2% dari tahun 2013).

Kapasitas HLR (Home Location Register) tahun ini masih mencukupi yaklni sebesar 303 juta pelangan. Sedangkan jumlah BSC (Base Station Controller) yang mengkoordinasikan beberapa BTS ditingkatkan menjadi 831 buah (naik 8.34% dari tahun 2013), menggunakan kapasitas BSC yang lebih besar. Sementara peningkatan kapasitas OCS (Online Charging System) menjadi 156 juta (naik 20% dari tahun 2013) diharapkan akan memberikan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses layanan data.

Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga mengatakan, sebagai perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat kami ingin terus menjalin tali kasih dan persaudaraan dengan sesama, di antaranya dengan membantu anak-anak yatim/piatu atau yang kurang mampu.

“Kami harap melalui kegiatan ini semakin banyak pihak yang dapat merasakan langsung dampak positifnya,” katanya

Perjalanan Roadshow NARU dilakukan langsung oleh Direksi beserta jajaran manajemen Telkomsel yang sekaligus menyerahkan santunan di Solo, Bekasi, Balikpapan, Ambon, Medan dan Jakarta. Dalam kegiatan ini Direksi dan jajaran manajemen Telkomsel juga turut memastikan kesiapan jaringan dan pelayanan Telkomsel beserta kesiapan para mitra di tiap kota selama periode NARU. (wh)

 

Marketing Analysis 2018