Tagihan Listrik Membengkak? Kendalikan Lewat 5 Langkah Ini

tagihan listrik

Pemakaian  listrik yang tak terkendali  kerap munculkan masalah tersendiri. Selain tak selaras dengan gerakan menghemat energy, pemakaian tak terkendali seperti ini juga bisa bikin kepala puyeng karena tagihan   pemakaian yang membengkak.

Wajar memang. Jika alat-alat tersebut digunakan secara bersamaan, secara otomatis bakal memakan daya listrik yang cukup besar dan menjadi pemicu tagihan membengkak di akhir bulan.

Tentunya, tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan listrik sangat penting. Sayangnya, sering terlupakan oleh kalangan pemilik rumah, penggunaan peralatan juga bisa ‘diakali’ untuk mengurangi pemakaian daya yang besar.

Nah, untuk menghindari biaya pemakaian yang membengkak, berikut ada sejumlah tips cerdas dari situs properti global, Lamudi, yang bisa menjadi bahan referensi.

  1. Gunakan Lampu LED

Lampu LED dikenal dengan lampu yang telah memiliki teknologi yang mampu memberikan sinar atau pencahayaan maksimal dengan daya yang digunakan relatif kecil. Memang lampu jenis ini tergolong mahal hargaya, namun di pasaran lampu dengan teknologi LED mampu bernyala hingga belasan tahun. Selain itu, penggunaan lampu LED pun lebih nyaman untuk penglihatan mata.

  1. Pasang AC di Suhu 24-25 Derajat

Pada suhu 24-25 derajat, AC akan mengonsumsi daya listrik yang cukup kecil. Suhu ini kerap dijadikan standar agar menjadikan udara di dalam ruangan menjadi sejuk (tidak dingin dan tidak panas). Anda bisa menyalakan AC, 30 menit sebelum menggunakan ruangan agar suhu menjadi sejuk, namun jangan lupa membuat pengaturan otomatis agar AC tersebut pun mati.

  1. Pilih TV Layar Datar dan Notebook

Ganti TV tabung dan usahakan gunakan laptop untuk keperluan komputasi Anda. Mengapa? Penggunaan TV tabung dan layar tabung komputer mengonsumsi daya listrik yang cukup besar. Dengan menggantinya dengan TV layar datar dan notebook pun, daya yang digunakan relatif lebih kecil. Apalagi sekarang ini TV layar datar dan laptop telah dilengkapi teknologi power saving.

  1. Gunakan Setrika Uap

Setrika uap memiliki kemampuan yang cenderung lebih baik dalam melembutkan dan merapikan tekstur pakaian. Tidak hanya itu, konsumsi listriknya pun tidas sebesar setrika konvensional. Namun jika Anda masih menggunakan setrika konvensional, atur penggunaan panas sesuai dengan bahan pakaiannya, dan mulailah dengan menyetrika dari bahan pakaian yang memerlukan energy panas yang paling kecil.

  1. Pasang Kipas Kulkas di Posisi “Low”

Jika kulkas Anda tidak berisi dengan barang kebutuhan yang banyak maka aturlah kipasnya dengan pengaturan “Low”. Sehingga kulkas hanya mendinginkan yang sesuai dibutuhkan saja. Jika memang diperlukan daya listrik yang besar karena banyak menyimpan daging-dagingan, maka aturlah dengan “High”.  (bst)

Marketing Analysis 2018