Survei: Masyarakat Sangat Puas dengan Kepemimpinan Risma

Survei: Masyarakat Sangat Puas dengan Kepemimpinan Risma

Kepemimpinan Tri Rismaharini sebagai Wali Kota Surabaya terbukti sukses memuaskan rakyat. Seperti dirilis Lembaga Surabaya Survey Center (SSC),  mayoritas dari 1,000 responden merasa sangat puas terhadap kinerja Wali Kota Risma yang hampir selesai di dua periode ini.

“Sebanyak 78.4 persen responden mengaku puas dengan kinerja Pemerintah Kota Surabaya di bawah kendali Wali Kota Risma. Hanya di angka 8.8 persen yang merasa tidak puas, dan 12.8 persen menjawab tidak tahu,” ujar Surokim Abdussalam, peneliti SSC, memberikan keterangan pers, Rabu (9/1/2019).

Dikatakan Surokim, kalau melihat angka 78,4 persen kepuasan masyarakat, itu merupakan tingkat pencapaian di atas rata-rata untuk kinerja incumbent. Kata dia, itu juga akan menjadi tantangan bagi siapa pun yang bisa menggantikan Wali Kota Risma yang sarat dengan prestasi internasional itu. Karena yang menggantikan akan punya beban yang sama untuk meraih kepuasan sebesar itu.

“Oleh karena itu, Pilwali Surabaya 2020 nanti tidak akan mudah bagi siapapun, karena tingkat kepuasan incumbent di atas rata-rata. Karena siapa pun yang jadi dalam Pilwali Surabaya nanti, capaian Risma ini menjadi patron bagi masyarakat untuk mengukur kepuasan kinerja,” tegas Surokim.

Dalam keterangannya, Surokim juga menjelaskan kepemimpinan dan program yang dilakukan oleh Wali Kota Risma yang tercatat sebagai wali kota perempuan pertama di Surabaya itu. Beberapa hal perlu menjadi perhatian serius, di antaranya PR besar bagi Pemkot Surabaya setelah masa jabatan Wali Kota Risma habis, seperti banjir dan kemacetan di sejumlah titik di Surabaya.

Hasil yang dirilis SSC ini berdasarkan pada survei yang dilaksanakan mulai pada 20-31 Desember 2018 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya.  Riset ini dilakukan menggunakan 1.000 responden melalui teknik stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih sebanyak 3.1 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (wh)

Marketing Analysis 2018

Berikan komentar disini