Surabaya Beri Penghargaan 334 Pendonor Darah

Surabaya Beri Penghargaan 334 Pendonor Darah

Ketua PMI Surabaya Hendro Gunawan memberikan penghargaan pendonor aktif di Graha Sawunggaling, Senin (30/4/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Pemerintah Kota Surabaya memberikan penghargaan kepada pendonor darah yang 50 kali mendonorkan darahnya secara suka rela selama tahun 2017.

Pemberian penghargaan yang digelar di Graha Sawunggaling itu juga untuk memperingati Hari Palang Merah Sedunia dan Bulan Sabit Merah ke 155 & HUT ke 63 Unit Donor Darah PMI Kota Surabaya 2018.

Pada kesempatan itu, 334 orang mendapat penghargaan. Selain itu, PMI Surabaya juga memberikan penghargaan berupa pin emas kepada para juara umum. Khusus untuk kategori LSM diraih oleh Totok Sudarto dari Harmoni Karaoke Club, kategori instansi diberikan kepada Bank Indonesia dan untuk kategori sekolah atau perguruan tinggi diraih oleh Universitas Airlangga. Ketiganya mendapatkan pin emas yang disematkan langsung oleh Ketua PMI Surabaya Hendro Gunawan.

“Yang mendapatkan penghargaan sebanyak 344 orang, terdiri dari pria 311 orang dan wanita 23 orang. Semuanya mendonorkan darahnya di unit Donor Darah PMI Kota Surabaya. Kami juga memberikan penghargaan kepada penggerak donor darah terbaik selama tahun 2017 ini,”  kata Hendro Gunawan saat menggantikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan sambutan dan penghargaan, Senin (30/4/2018).

Sekretaris Daerah Kota Surabaya ini juga menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemkot Surabaya kepada pahlawan kemanusiaan yang telah mendonorkan darahnya selama tahun 2017. Dengan donor darah dari mereka itu, maka masyarakat yang sedang mendapatkan musibah bisa langsung teratasi dari segi darahnya. “Oleh karena itu, kami atas nama pemerintah kota dan atas nama PMI Surabaya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendonorkan darahnya selama ini,” kata dia.

Menurut Hendro, donor darah itu merupakan perbuatan mulia, sehingga dia meminta kepada semua pihak untuk terus mengajak lingkungan sekitarnya, baik keluarga, kerabat dan tetangga untuk melakukan perbuatan mulia itu. Bahkan, ia meminta para pendonor dan penggerak yang sudah mendapatkan penghargaan itu untuk terus melakukan donor darah secara rutin, tanpa harus menunda saat memasuki waktu donor.

Marketing Analysis 2018