Sulap Karung Goni Bekas jadi Aneka Kerajinan

Sulap Karung Goni Bekas jadi Aneka Kerajinan

Pelatihan creative industry Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (19/2/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Karung bekas beras yang terbuat dari karung goni ternyata bisa dibuat berbagai macam kerajinan yang cantik dan bernilai jual tinggi. Seperti yang dtunjukkan dalam pelatihan Pahlawan Ekonomi di cluster creative industry, Minggu (19/2/2017).

Bertempat di Kaza City Mall, Jalan Kapas Krampung Surabaya, ratusan perempuan diajarkan membuat kotak dengan bahan dasar karung koni bekas.

“Daur ulang kain karung goni bentuk kotak ini bisa dibuat dengan berbagai macam kerajinan. Mulai dari kotak kartu nama, suvenir pernikahan, dan tempat perhiasan. Khusus untuk tempat perhiasan diberi tambahan kaca di dalamnya,” terang Sri Sulastininingsih, instruktur pelatihan.

Untuk bahan-bahan yang diperlukan, kata dia, ada karung goni bekas yang telah dibersihkan, kain beludru, karton, renda goni dan magnit serta lem fox.

Langkah pertama, karton dibuatkan kotak dan ditempelkan dengan kain beludru. Selanjutnya finishing diberi magnit, kain beludru, karung goni bekas dan renda goni.

“Dari total pembelian bahan yang mencapai Rp 15 ribu, Sri Sulastiningsih mengatakan jika harga jual 1 buahnya kotak karung goni bekas tersebut mencapai Rp 45 ribu,” beber dia.

Dengan hasil kreativitasnya ini, wanita yang masuk pelatihan PE sejak 2010 ini dan mempunyai worshop di Jalan Kedungsari 21 C, Surabaya dengan nama Nena Namo tersebut, sering menerima pesanan baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan pihak swasta.

Untuk pihak swasta yang pernah memesan di tempatnya adalah Martha Tilaar.

“Kalau Bu Risma pernah pesan buatkan tas untuk acara APEC yang ada ikon Kota Surabaya seperti Suramadu dan Tugu Pahlawan,” papar perajin yang pernah menerima penghargaan wirausaha Jatim tahun 2010 dari Dinas Koperasi dan penghargaan dari UKM Semen Gresik. (wh)

Marketing Analysis 2018