Statistik dan Pembangunan Bangsa

 

Statistik dan Pembangunan Bangsa

Pentingnya peran data statistik merupakan salah satu modal penting dalam pembangunan di segala bidang. Kemampuan data statistik sebagai dasar pengambilan keputusan dan alat evaluasi, amat berjasa membangun negeri ini.

Pembangunan akan jauh lebih mahal apabila tanpa data yang menunjang. Karena vital kegunaannya, kebutuhan akan data statistik terus meningkat. Berbagai survei dan pendataan pun makin sering dilaksanakan.

Sumber data atau statistik berasal dari badan survei dan media. Dan hingga kini karena ada otonomi daerah belum merekonstruksi ulang. Hanya menyentuh kota Jakarta saja. Belum sampai di daerah atau kabupaten terpencil.

Contohnya dinas tenaga kerja (disnaker). Bila tidak ada statistik maka masyarakat yang menganggur akan banyak. Nantinya siapa yang akan mengurusi mereka.

Contoh lainnya, di setiap daerah atau kabupaten biasanya terpampang pengurusan izin satu atap satu meja, tapi mana buktinya? Karena bila disurvei, ternyata perizinan di bawah Rp 1 miliar akan dipingpong untuk buka usaha dan izinnya dipersulit. Ini merupakan bentuk ketidakmampuan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan.

Statistik atau data dibuat dan dikerjakan untuk menjadi tanggung jawab negara. Seringkali bermasalah di tingkat daerah atau kabupaten. Kalau kini data statistik itu “dimasak atau diolah” untuk menipu masyarakat. Pejabat daerah kadang membuat data yang tidak fair hanya untuk pencitraan kepada pimpinan mereka di pemerintahan pusat.

Ditambah pada waktu sekarang, masyarakat belum sadar tentang pentingnya suatu data. Seperti data ekonomi, data kesehatan dan data ketenaga kerjaan. Padahal banyak mahasiswa yang siap terjun untuk mencari data. Jangan hanya dibebankan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) saja yang membuat data dari per telepon.

Hasil statistik atau data ini sangat bergantung dari masyarakat dari hasil survei. Secara kasat mata perusahaan atau keluarga dimintai data kadang tidak jujur atau membohongi dan ini membuat data jadi rusak. Kesadaran dan kejujuran untuk data yang lebih baik dan bermanfaat.

Statistik sangat penting untuk perencanaan pengambilan keputusan. Yang baik adalah di-support data yang terpercaya dan terencana. Bila tidak ada data, maka itu disebut ngawur. Jelas akan menyesatkan masyarakat. Ketepatan data dalam hasil survei membuat masyarakat kritis dan dapat meningkatnya kesejahteraan mereka sendiri. (*)

*Chairperson Enciety Business Consult dan Dosen Statistik ITS Surabaya

 

Marketing Analysis 2018