Singapura  Penanam Investasi Tertinggi di Indonesia

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, Singapura masih menjadi negara terbesar yang menanamkan investasi di Indonesia. Pada semester I 2016, total nilai investasi Negeri Singa tersebut ‎mencapai USD 4,9 miliar dengan jumlah 2.675 proyek. Realisasi  investasi nasional untuk semester I-2016 sebesar Rp 298,1 triliun

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan, posisi kedua ditempati investor Jepang. Pada semester I 2016 ini, total investasi para investor asal Negeri Sakura tersebut mencapai USD 2,9 miliar untuk 1.725 proyek. “Untuk negara asal yang terbesar masih tetap Singapura. Dan kedua dari Jepang,” ujar dia di kantor BKPM, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Menurut Azhar, yang menarik dari penanaman modal asing (PMA) ini adalah munculkan Hong Kong dan  China pada posisi ‎ke-3 dan ke-4 sebagai negara terbesar yang menanamkan investasi di Indonesia.

Hong Kong menanamkan investasi di Indonesia sebesar USD 1,1 miliar pada 519 proyek. Sedangkan  China sebesar USD 1 miliar untuk 805 proyek. ‎”Yang menarik adalah Hong Kong dan China, yang dulu berada di posisi bawah sekarang naik ke posisi ke-3 dan ke-4. Ada beberapa proyek seperti jalan, pabrik semen, smelter nikel dan lain-lain,” jelas dia.

Selain keempat negara tersebut, negara lain yang banyak menanamkan investasinya di Indonesia antara lain, Belanda sebesar USD 631,3 juta untuk 475 proyek, British Virgin Islands sebesar USD 518,24 juta untuk 913 proyek, Malaysia sebesar USD 495,11 juta pada 741 proyek. Kemudian disusul Korea Selatan sebesar USD 471,58 juta untuk 1.504 proyek, Amerika Serikat sebesar USD 358 juta untuk 263 proyek dan Mauritius sebesar USD 232,18 juta untuk 121 proyek. (lp6)