Separo Pengguna Internet Indonesia Usia di Bawah 20 Tahun

 

Separo Pengguna Internet Indonesia Usia di Bawah 20 Tahun
Kresnayana Yahya menjadi narasumber dalam Kupas Bisnis di Spazio Surabaya, Kamis (21/8/2014) malam.

Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia ternyata sangat dipengaruhi perilaku kaum muda. Pasalnya, setengah pengguna internet di Indonesia berusia di bawah 20 tahun.Hal itu diungkap Chairperson of Enciety Business and Consult (EBC), Kresnayana Yahya dalam acara Kupas Bisnis di Spazio Surabaya, Kamis (21/8/2014) malam.

“Dari 248,6 juta penduduk indonesia, 55 juta adalah pengguna internet. Jadi lebih dari 27,5 juta pemuda Indonesia adalah pengguna internet,” ungkap dia.

Kresnayana lalu mengatakan, 22 persen dari jumlah tersebut, pemuda melakukan penetrasi internet secara aktif di sosial media. “Pengguna sosial media saat ini mencapai 43,8 juta. Ini adalah tanda positif,” katanya.

Menurut Dosen Statistika di Intitut ITS Surabaya tersebut akan berdampak positif melonjaknya industri e-commerce di Indonesia. “Banyak pejabat di Amerika Serikat memprediksikan Indonesia sebagai pengguna internet terbanyak di dunia. Afiliasinya akan terjadi peningkatan bisnis e-commerce di kalangan usia muda,” terangnya.

Sementara itu, Niko Wiradinata, owner of Dunplex Gorup sekaligus Business Innovator, di tempat yang sama mengatakan, jumlah pengguna internet diprediksikan akan kian bertambah dengan ditandainya rencana Telkom membangun jaringan 1 juta wifi di seluruh Indonesia.

“Saat ini, jaringan internet kita baru 600 ribu line. Pada 2018 mendatang pemerintah berencana membangun lebih banyak. Jika terjadi Indonesia akan menjadi negara dengan jaringan internet terbanyak di Asia. Mengalahkan China yang hanya 900 ribu jaringan,” jabarnya.

Potensi positif ini, disambut baik oleh pelaku business e-commerce traveloka.com. “Saat ini kami sudah menduduki peringkat 102 untuk tempat pembelian penerbangan terbaik di dunia,” ujar Menurut Head of Partnership Traveloka.com Tantia Dian Permata merintis usahanya pada 2012.

Tantia juga mengaku dalam sehari rata-rata menjual 300 ribu tiket penerbangan. “Dengan tujuan destinasi sebanyak 3 ribu titik di seluruh Asia. Target kami akan mengembangkan layanan ke seluruh dunia,” tandasnya. (wh)

 

Marketing Analysis 2018