Selamat Jalan Nelson Mandela, Sang Pejuang Keadilan

Selamat Jalan Nelson Mandela, Sang Pejuang Keadilan

Rakyat di seluruh dunia, khususnya Afrika Selatan, kini berkabung menyusul  atas meninggalnya pejuang anti diskriminasi, Nelson Rolihlahla Mandela atau karib disapa Nelson Mandela.

Mantan Presiden Afrika Selatan itu wafat dalam usia 95 tahun di rumahnya, Johanesburg, Kamis (5/12/2013), waktu setempat. Pemenang Nobel Perdamaian pada 1993 ini, menjadi salah satu ikon dunia karena cukup punya pengaruh besar.

Selama hampir tiga dekade  (1964-1990), Nelson Mandela dipenjara. Ini lantaran ia memperjuangkan hak-hak rakyat sipil (baca: ras) Afrika sampai akhirnya dia mendudukui kursi Presiden pada 1994. Mandela terpilih dan dilantik sebagai presiden pertama Afrika Selatan non kulit putih.

Tiga tahun kemudian, Desember 1997, Nelson Mandela menyatakan pensiun sebagai presiden Afsel dan menyerahkan jabatan kepada Deputi Presiden Thabo Mbeki.

“Luar bisa, ketika seorang presiden mengundurkan diri saat masih menjabat” komentar tokoh dunia menyambut pengunduran diri itu.

Sesudah itu, selama beberapa tahun Mandela menjadi aktivis yang bergerak di bidang perubahan iklim, masalah-masalah kemiskinan terutama HIV/AIDS, dan persoalan dunia lainnya. Bahkan, para anggota Kongres AS sempat menyebut sebagai teroris dari basis data nasional. Dan pada 26 Juni 2008, Kongres AS mencabut status yang telah dilansir itu.

Pada 1 September 2013, Mandela pulang ke rumah setelah 87 hari dirawat di rumah sakit Pretoria. Mandela opaname akibat infeksi paru-paru. Kamis, 5 Desember 2013, Nelson Mandela tutup usia di rumahnya.

Pengumuman meninggalnya Mandela disampaikan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, dalam pidato yang disiarkan secara nasional.

“Bangsa kita telah kehilangan putra terbaiknya. Meskipun kita tahu hari ini akan datang, tidak ada yang bisa mengurangi rasa kita kerugian mendalam dan abadi” ujarnya

Karirnya sebagai Aktivis diawali saat ia bergabung dengan African National Congress (ANC),1942. Karena kegiatannya yang antiapartheid, ia menjalani berbagai masa hukuman. Pada 5 Agustus 1962, Mandela ditangkap dan dipenjarakan di Johannesburg Fort kemudian pada 25 Oktober 1962, ia dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan pada 12 Juni 1964, ia dan sekelompok aktivis lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Setelah menolak pembebasan bersyarat dengan menghentikan perjuangan bersenjata pada Februari 1985, Mandela tinggal di penjara sampai dibebaskan pada 11 Februari 1990 atas perintah Presiden Frederik Willem de Klerk setelah ditekan oleh seluruh dunia. Mandela dan de Klerk mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian pada 1993.

Nelson Mandela telah menorehkan tinta emas dalam hidupnya. Dalam kepahitan dan kegetiran ia tetap tabah melakoninya. Baginya, prinsip hidup tak boleh dikalahkan oleh kepentingan politik. Karena itu, ia pun layak mendapat julukan “Pendekar Keadilan”. (bh/berbagai sumber)

Marketing Analysis 2018