Samsung Rilis Perangkat Elektronik yang Saling Terhubung

Samsung Rilis Perangkat Elektronik yang Saling Terhubung

Rozalis Affan Sandang, Head of Consumer Electronics Retail Marketing, Samsung Electronics Indonesia di Hartono Elektonik Surabaya, Kamis (5/7/2018) siang.

Samsung menghadirkan inovasi terintegrasi melalui QLED TV serta rangkaian home appliances, yakni mesin cuci AddWash dan vacuum cleaner POWERbot yang dapat saling terhubung dan meringankan pekerjaan rumah tangga sekaligus memungkinkan konsumen memiliki lebih banyak waktu berharga.

Samsung telah merintis inovasi perangkat elektronik yang saling terkoneksi dalam konsep Internet of Things (I07) sejak lima tahun lalu. hingga kini semakin banyak produk Samsung yang dapat saling terhubung, tak hanya mobile phone atau wearable device namun juga home appliances. lnovasi teknologi ‘ni memberikan kemudahan menjalankan aktivitas dan juga membuka peluang hidup yang lebih aerkualitas bagi masyarakat modern.

Memahami tantangan yang dihadapi orang tua saat ini, bagaimana mereka harus produktif menjalankan aktivitas sehari-hari sambil menyelesaikan Jekerjaan rumah tangga dan berusaha untuk selalu meluangkan waktu bersama anak-anak.

“Produk kami yang telah terintegrasi, inilah wujud komitmen kami untuk menciptakan peluang bagi konsumen di Indonesia untuk melakukan lebih banyak hal dalam mewujudkan keseharian keluarga yang lebih baik dan berkualitas,”  jelas Rozalis Affan Sandang, Head of Consumer Electronics Retail Marketing, Samsung Electronics Indonesia, disela sela Modern Parinting With Samsung Intetnet of Things Samsung Super Store di Hartono Elektonik Surabaya, Kamis (5/7/2018).

Inovasi terintegrasi dari Samsung memungkinkan QLED TV dan smartphone berperan sebagai pusat ontrol ke perangkat lain. seperti mesin cuci AddWash dan vacuum cleaner POWERbot. lnovasi ini memberikan konsumen kebebasan dalam mengontrol perangkat dari jarak jauh melalui smartphone atau 1endapatkan notmkasi aktivitas perangkat melalui QLED TV. melalui aplikasi SmartThings.

Sebanyak 72.41 persen pengguna internet di Indonesia tinggal di area perkotaan. artinya sebagian besar masyarakat urban terbiasa dengan penggunaan internet dan teknologi. termasuk para orang tua modem. (ini para orang tua memiliki lebih banyak tantangan dalam kesehariannya dikarenakan akses teknologi.

Sumber BPS ungkap Rozalis,  menjelaskan. Penumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan l-2017′ Sumner. APJII ‘Penetrasi dan perilaku Pengguna Internet Indonesia 2017’ dan informasi yang semakln tidak terbatas. Terlepas dari kehidupan mereka yang sangat terhubung. para orang tua akan berusaha meningkatkan dan memenuhl kebutuhan keluarga serta dutuntut untuk dapat multi-tasking. (wh)