Sampai April, Realisasi Pajak Capai Rp 310 Triliun

 

pajak

Hingga 30 April 2015 realisasi  pajak mencapai Rp 310,100 triliun. Dari target penerimaan pajak yang ditetapkan sesuai APBN-Perubahan 2015 sebesar Rp1.294,258 triliun realisasi penerimaan pajak mencapai 23,96 persen.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2014, realisasi pajak di 2015 ini mengalami pertumbuhan yang cukup baik di sektor tertentu, namun juga mengalami penurunan pertumbuhan di sektor lainnya.

Penurunan pertumbuhan yang besar dicatatkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yakni 64,70 persen atau sebesar Rp308,24 miliar dibandingkan periode yang sama di tahun 2014 sebesar Rp873,22 miliar. “Salah satu penyebab penurunan realisasi pajak pertumbuhan PBB adalah belum terealisasinya pemindahbukuan dari rekening Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke rekening penerimaan pajak,” jelas Direktorat P2Humas, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Selain itu, diberlakukannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 267/PMK.011 tahun 2014 tentang Pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pertambangan untuk Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Bumi Pada Tahap Eksplorasi juga turut berkontribusi pada penurunan pertumbuhan PBB.

Penurunan pertumbuhan realisasi pajak lainnya adalah PPN/PPnBM Lainnya yakni 42,71 persen atau sebesar Rp37,81 miliar dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2014 sebesar Rp66,00 miliar.

Namun penurunan PPN/PPnBM Lainnya ini tidak sebesar akhir Maret 2015 lalu yang mencapai 55,44 persen atau sebesar Rp26,13 miliar dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2014 sebesar Rp58,64 miliar.

Penurunan realisasi pajak dicatatkan Pajak Lainnya yakni 9,54 persen atau sebesar Rp1,557 triliun dibandingkan periode yang sama di 2014 sebesar Rp1,721 triliun. (oke)

Marketing Analysis 2018