Review Lima Teknik Menjahit pada 2017

Review Lima Teknik Menjahit pada 2017

Teks: Pelatihan pelatihan tailor & garmen Pejuang Muda di Kaza City Mall, Sabtu (6/1/2018). foto:arya wiraraja/enciety.co

Hari pertama pelatihan di tahun 2018, pelatihan tailor & garmen Pejuang Muda Surabaya, diajak me-review 5 materi yang telah diajarkan pada pertemuan tahun 2017 lalu.

Materi yang di-review adalah teknik membuat kemeja berkerah lengan panjang dan pendek, membuat baju anak laki-laki dan perempuan, dan membuat celana panjang untuk perempuan.

Atiek Dasarsumarhadi, mentor pelatihan tailor & garmen Pejuang Muda,  mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar peserta pelatihan bisa fokus terhadap pelajaran yang diterima pada tahun 2017 lalu.

“Percuma jika mereka lupa teknik menjahit yang telah diajarkan. Karena, dalam proses menjahit, mengingat teknik membuat produk itu sangat penting. Itu untuk menjaga kualitas,” cetus dia di sela pelatuhan yang berbarengan dengan Laonching program Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya 2018 di Kaza City Mall, Sabtu (6/1/2017).

Menurut dia, pada 2017 lalu, ada beberapa kekurangan yang perlu dievaluasi. Di antaranya finishing produk. Di mana masih banyak peserta pelatihan yang jahitannya kasar dan kurang rapi.

“Ini perlu dicermati. Karena saat mendapat pesanan nanti, kualitas jahitan wajib diperhatikan. Jahitan halus yang memperhatikan pola serat pada kain. Untuk itu, kita juga wajib memperhatikan warna benang dan jenis jarum yang digunakan,” tegas dia.

Atiek menambahkan, proses menjahit ini memang membutuhkan ketelitian dan ketelatenan. “Untuk itu, saya berpesan kepada pesrta pelatuhan agar terus mencoba dan tidak cepat puas. Agar mereka bisa maju,” pungkas dia.(wh)