Program Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015

Program Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015

Sebulan lagi, tahun 2015 akan berakhir. Pemerintah yang mengeluarkan program Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015, memberikan insentif kepada seluruh wajib pajak (WP) untuk memperbaiki kesalahan perpajakan yang dilakukan di waktu yang lalu. Pada tahun 2016 nanti, negara Indonesia sudah memasuki tahun pendisiplinan dan sanksi tegas sesuai dengan undang-undang bagi WP.

Kepala Kanwil Direktorat Pajak (DPJ ) I Jatim Hestu Yoga Saksama berharap agar WP menggunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Dengan pajak berarti masyarakat membantu pembangunan bangsa ini,” kata Hestu Yoga Saksama.

Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, dananya berasal dari masyarakat. Namun hal tersebut bukan berarti WP diberikan hal yang khusus atas ketaatannya membayar kewajibannya.

“Pemerintah memang tidak berikan imbalan secara langsung kepada pembayar pajak. Contohnya di Eropa semua fasilitas publik hingga sekolah tersedia dengan bagus karena pajaknya sangat tinggi,” ujarnya.

Pihaknya sendiri untuk membantu WP telah menyediakan account representative untuk berhubungan langsung dengan pembayar pajak. Disana, tugasnya account representative membantu WP mulai konsultasi hingga pembayaran pajak akan dilayani secara baik.

Termasuk mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, membayar pajak yang terutang, melaporkan surat pemberitahuan (SPT) pajak, dan membetulkan SPT atau membayar kekurangan pajak

Bila WP memanfaatkan program Tahun Pembinaan Wajib Pajak ini, maka seluruh sanksi dan denda atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan pajak akan dihapus sesuai ketentuan yang berlaku.

“Wajib pajak harus dilayani dengan baik bila tidak nyaman laporkan ke kami atau kepada kepala kantor masing-masing,” tegasnya. (wh)

Marketing Analysis 2018