Pria Ini Raup Rp 23 Juta Sehari Jualan Segosoge

Pria Ini Raup Rp 23 Juta Sehari Jualan Segosoge

Sufiyanto Arief sukses memcahkan rekor top sales Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan dengan jualam segosoge. foto: arya wiraraja/enciety.co

Sufiyanto Arief tak kuasa membendung air matanya. Ucapannya sempat terhenti saat menceritakan pengalamannya mendapat omzet terbesar dalam sehari sepanjang karir usahanya.

“Saya nyaris patah semangat kala itu. Karena saya belum melengkapi syarat-syarat yang telah ditetapkan ikut jualan di Tunjungan. Saya hanya bisa pasrah saja,” ujar dia, ditemui enciety.co, di tempat tinggalnya, Jalan Larangan, Surabaya, Rabu (10/1/2018) malam.

Sufiyanto Arief adalah salah satu top sales event Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan yang digelar pada 19 Desember 2017 lalu. Pria bertubuh subur itu sukses memasarkan segosoge yang menjadi produk andalannya. Ia berhasil meraup omzet sekitar Rp 23 juta dalam sehari.

Arief sebenarnya tidak lolos seleksi ikut berjualan di acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan yang dikemas berbarengan dengan Awarding Pahlawan Ekonomi 2017. Pasalnya, dari 250 pelaku usaha kreatif yang diseleksi, semua harus memenuhi empat syarat, yakni memiliki produk unggulan, memiliki Facebook Fanpage, mengikuti road show, dan menyerahkan laporan keuangan. Dari keempat syarat itu, Arief belum bisa melengkapi satu syarat, yakni laporan keuangan. Hingga namanya dinyatakan tidak lolos.

Arief pun sempat sedih. Keinginan ikut berjualan di Jalan Tunjungan tak kesampaian. Ia tak bisa lagi mengelak selain mengikhlaskan, memasrahkan semua urusan dirinya kepada Sang Khalik.

“Kalau sudah rezeki, Allah pasti membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin,” harap dia.

Tepat hari H-1, pukul 19.00 WIB, jelang pelaksanaan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan, Arief dihubungi Ketua Karang Taruna Surabaya Arif An. Intinya, ada satu anggota Karang Taruna yang berhalangan ikut jualan di event tersebut. Karang Taruna memang ikut men-support program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya.

“Mas Arif An bilang saya yang gantikan dia ikut jualan di Tunjungan, mewakili Karang Taruna. Ya Allah, saya sungguh terharu.,” ujar dia, dengan mata berkaca-kaca.

Pagi-pagi benar, Arief menyiapkan segala keperluan jualan. Semua piranti yang disiapkan dari workshop-nya dibawa ke Jalan Tunjungan. Mendung yang menggelayuti langit Surabaya menambah semangatnya menyambut rezeki.

Ketika matahari belum beranjak tinggi, stan sogosoge mulai dibanjiri pengunjung. Sejak pukul 9 pagi, Arif yang dibantu istrinya, Yuanita, dan dua orang pegawainya, mulai sibuk melayani pembeli. Beberapa jam, stok sogosoge mulai menipis. Arief tak melewatkan kesempatan ini dengan cepat-cepat menambah stok.

Arief mengaku kewalahan menuruti nafsu makan dari para pengunjung Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan. Lebih seribu cup mampu ia jual dalam sehari.

“Untuk satu kemasan segosoge, saya bandrol Rp 20 ribu. Saya benar-benar bersyukur dengan hasil ini.,” ucap dia.

Pria Ini Raup Rp 23 Juta Sehari Jualan Segosoge
Produk segosoge yang kian diterima pasar.

7 komentar di “Pria Ini Raup Rp 23 Juta Sehari Jualan Segosoge

Berikan komentar disini