Perwakilan NTT Belajar Olah Eceng Gondok di Witrove

Perwakilan NTT Belajar Olah Eceng Gondok di Witrove

Pelaku usaha dan pendamping dari Dinas Perdagangan NTT belajar di Bengkel Witrove, Kamis (19/7/2018).foto:ist

Kota Surabaya kembali menjadi jujugan para pelaku usaha di Indonesia. Kali ini, 20 orang pelaku usaha dan pendamping dari Dinas Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan studi banding . Mereka melakukan observasi pengelolaan perkotaan dan perkembangan usaha.

Kamis (19/7/2018), ke-20 orang dari Dinas Perdagangan NTT mengunjungi Bengkel Witrove di Perumahan Kebraon Indah Permai, Surabaya. Bengkel tersebut milik Wiwit Manfaati, pelaku usaha sukses di bidang kerajinan daur ulang.

Di Bengkel Witrove tersebut, mereka diperkenalkan dan diajak secara langsung mengolah eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Di NTT banyak sekali hasil alam seperti eceng gondok dan daun pandan yang bisa dijadikan produk handicraft. Namun, mereka sangat kesulitan mengolah bahan baku alam tersebut,” kata Wiwit Manfaati kepada enciety.co, Kamis (19/7/2018).

Kepada perwakilan NTT tersebut, Wiwit sempat mendemonstrasikan cara menganyam eceng gondok menjadi tas dan dompet yang siap dijual.

“Tadi sempat ada satu ibu yang sangat cepat menangkap materi teknik menganyam. Alhamdulillah, sepertinya mereka memiliki bakat untuk membuat handicarft berkualitas,” ujar koordinator mentor Pahlawan Ekonomi Surabaya itu.

Para pelaku usaha dan pendamping asal NTT menyatakan kagum dan antusias dengan proses produksi di Bengkel Witrove. Pasalnya, di daerah asal mereka eceng gondok dianggap sebagai tumbuhan hama yang membuat hasil panen ikan di NTT berkurang.

“Di daerah mereka (NTT), eceng gondok tumbuh subur. Rata-rata panjang batang eceng gondok bisa lebih dari 1,5 meter,” beber Wiwit.

Wiwit juga mengungkapkan bakal diundang ke NTT untuk mengisi pelatihan,awal 2019 mendatang. “Di NTT mereka sangat butuh ilmu mengolah hasil alam. Untuk itu, saya berharap agar ilmu yang sudah kita tularkan bisa bermanfaat bagi mereka,” ujar dia. (wh)

Perwakilan NTT Belajar Olah Eceng Gondok di Witrove
Wiwit Manfaati )kiri) memberi pelatihan membuat kerajinan dari tas eceng gondok kepada pelaku usaha NTT.foto:ist
Marketing Analysis 2018