Penjualan Bunga Valentine Naik Tiga Kali Lipat

Penjualan Bunga Valentine Naik Tiga Kali Lipat

Penjualan bunga jelang Valentine Days 14 Februari mengalami peningkatan. Rata-rata para pedagang mengaku mampu meraup pendapatan hingga puluhan juta rupiah per minggunya.

Seperti diungkapkan Marini, pedagang bunga di Jembatan Merah Plaza (JMP) II, Senin (10/2/2014). Ia yang biasanya merangkai bunga untuk acara di kantor atau pesanan pernikahan, mengaku penjualan bunga meningkat.

“Dari bulan biasa, peningkatan penjualan bunga hingga 3 kali lipatnya menjelang Hari Valentine ini,” tegasnya.

Dia menjelaskan, biasanya dirinya mampu menjual hingga seribu mawar segar di bulan biasa. Kini dirinya mampu mencapai penjualan 6 ribu bunga mawar jelang Valentine.

“Keuntungannya hingga mencapai Rp 30 juta dalam seminggu di bulan Februari ini,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan bila di hari biasa, per tangkai bunganya dijual Rp 3 ribu kini diberi harga Rp 6 ribu.

Sedangkan bila melewati Hari Valentine, dirinya akan mengobral murah bunga hingga 60 persen. Dirinya mengaku tetap untung dengan memberikan obral harga terhadap penjualan bunga dengan alasan mempunyai kebun bunga sendiri.

“Tetap saja tidak rugi karena keluarga kami bercocok tanam sendiri di kebun bunga di Batu Malang,” ungkapnya.

Senada dengan Mirna pedagang bunga di pasar Kayoon. Dirinya bersama puluhan pedagang bunga lainnya merasa untung dengan adanya hari “Kasih Sayang” tersebut.

“Meningkat dibanding bulan biasa tapi kami tidak fokus hanya jual bunga mawar saja. Lebih ke rangkaian bunga pernikahan dan pesanan bunga duka cita,” papar Mirna. (wh)