Penerimaan Pajak Baru Capai Rp 170 Triliun

Tahun Ini, Gaji Dirjen Pakal Baru Rp 100 Juta Sebulan
foto:harian terbit

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mencatat penerimaan pajak baru mencapai Rp170 triliun. Angka ini masih jauh dari target penerimaan pajak tahun 2015 sekira Rp1.296 triliun. “Sampai dengan dua hari lalu itu, penerimaan (pajak) Rp170 triliun. Ini baru 10 persen dan biasanya menumpuk di hari terkahir,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Sigit Priadi Pramudito di kantor Kemenko Perekonomian, Senin (30/3/2015).

Penerimaan pajak hingga Maret tersebut memang cukup jauh jika dibandingkan dengan target yang sekira Rpp1.296 triliun. Banyak pihak juga meragukan tercapainya target pajak tersebut. Namun, Ditjen Pajak tetap optimistis dalam pencapaian target pajak. Terlebih lagi nantinya akan dikeluarkan kebijakan sunset policy jilid II, yaitu penghapusan sanksi administrasi utang pajak.

Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengakui bahwa bulan Maret dan April penerimaan pajak memang belum terlalu banyak. Pihaknya akan fokus meningkatkan penerimaan setelah memasuki akhir April, yaitu tenggat waktu penyampaian SPT badan. “Untuk itu kita akan fokus pada tahun pembinaan pajak 2015, di mana semua wajib pajak memperbaiki SPT lima tahun terakhir,” kata dia.

Perbaikan SPT tersebut nantinya akan terbebas dari sanksi administrasi sebesar 2 persen per bulan jika sunset policy telah diterapkan. Dengan perbaikan itu, Bambang berharap penerimaan pajak dapat meningkat tajam. “Perbaikan itu diharapkan penerimaan (pajak) besar, perbaikan kepatuhan dapat dinaikkan,” ujar dia. (oke)

Marketing Analysis 2018