Pelaku PE & PM Jaring Pelanggan Baru di ISEF 2018

Pelaku PE & PM Jaring Pelanggan Baru di ISEF 2018

Pelaku usaha kreatif Surabaya di ISEF 2018. foto:arya wiraraja/enciety.co

Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018 di Grand City Surabaya, benar-benar dioptimalkan oleh pelaku usaha Pahlawan Ekonomi (PE) & Pejuang Muda (PM) Surabaya. Pasalnya, event bergengsi tersebut cukup besar menyedot perhatian pengunjung.

Puluhan pelaku Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya yang ikut acara tersebut mengaku senang karena selain bisa menjual juga mengembangkan sayap bisnis.

“Untuk dua hari ini cukup bagus. Hampir memenuhi target yang kita bidik,” kata Dedy Kurnia Sunarno, owner De’nil Puding Surabaya kepada enciety.co, Rabu (12/12/2018) malam.

Dedy mengaku di event ini bisa memgembangkan jaringan pasar. Selain bertemu banyak pelanggan baru, dia juga reseller yang tertarik dengan produknya.

Hal senada diungkapkan Ida Ambarwati, owner Kebab Pisang Pusing.
Dari awal ikut acara ini, ia sengaja tidak mematok berapa omzet yang bisa dikumpulkan.

“Yang paling penting itu kita bisa buka jaringan di acara ini. Kita bisa dapat banyak kawan dan ilmu baru seputar ekonomi syariah yang bisa kita terapkan dalam menjalankan usaha,” katanya.

Ida menuturkan, banyak inspirasi dan ilmu yang didapat dalam acara ini. Di antaranya cara melakukan pinjaman modal dengan cara-cara syariah.

“Di sini selain berjualan, dapat banyak kenalan dan bisa sharing antarpelaku usaha. Yang paling penting dapat ilmu baru seputar perbankan syariah,” terangnya.

Okvlielyne Ws Douren Dambojo, owner Lapis Kukus Semanggi, mengatakan sempat kaget lantaran banyak orang bagi-bagi souvenir berupa produk. “Pas ditanya apa gak rugi, mereka malah senyum. Ternyata hal itu merupakan bentuk amal atau bentuk syukur mereka,” ungkapnya.

Ayen, begitu ia karib disapa,  mengaku banyak mendapat pesanan atau pre order untuk produk lapis kukus semanggi buatannya.

“Untuk acara-acara semacam ini kita memang gak mematok target penjualan harus berapa. Tapi saya bersyukur banyak pesanan. Ini aja sudah ada pre order yang nilainya jutaan,” ujarnya.

Titik Nurhayati, owner Pia Ireng Surabaya, mengaku senang karena bisa memasarkan produk dan menjaring pelanggan baru.

“Kalau orang cuman beli aja, ya sayang banget. Kalau ikut acara seperti ini itu yang terpenting ya cari langganan. Memperluas pasar. Kalau bisa dapat langganan dari luar kota,” ucap dia. (wh)

Pelaku PE & PM Jaring Pelanggan Baru di ISEF 2018