Pahlawan Ekonomi: Perempuan Papua Pesan Bahan Baku dari Surabaya

Pahlawan Ekonomi: Perempuan Papua Pesan Bahan Baku dari Surabaya

Sepuluh hari mengikuti pelatihan Pahlawan Ekonomi, 15 perempuan asal Papua berpamitan dengan para mentor dan para ibu-ibu pelaku usaha kecil menengah (UKM. Agar dapat terus mengasah diri dan melatih kemampuan yang mereka peroleh semasa di Surabaya, mereka berkomitmen bakal terus berkomunikasi dengan para mentor yang ada di Surabaya.

“Selain itu, kami juga telah memesan beberapa bahan pokok untuk membuat beberapa produk yang telah diajarkan di Pahlawan Ekonomi ini,” urai Marta Erhai Likliwati, yang Koordinator Perempuan St Petrus Waena Papua, Senin (8/8/2016).

Menurut dia, di Papua sebenarnya ada bahan-bahan pokok seperti di Surabaya. Namun, karena baru pertama mengerti cara mengolah bahan-bahan pokok tersebut untuk siap digunakan menjadi produk, akhirnya diputuskan untuk memesan bahan-bahan pokok dari Surabaya.

“Sembari belajar untuk mengolah bahan-bahan pokok tersebut agar dapat siap digunakan sebagai produk, kami harus dapat menghasilkan produk seperti di Surabaya. Jadi menurutkan kami, cara belajar semacam ini lebih efektif,” ungkap dia.

Dia juga menegaskan, pihaknya bakal mencontoh apa yang dilakukan oleh Pahlawan Ekonomi Surabaya. “Kami telah bertekat bakal melakukan pelatihan selama dua minggu sekali. Lalu, kami sudah merencanakan jika setiap 3 bulan sekali kami bakal mengadakan pameran. Dengan demikian, kami dapat melakukan monitoring dan evaluasi kepada produk-produk hasil pelatihan itu nantinya,” papar dia.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga berpamitan dengan beberapa mentor Pahlawan Ekonomi yang telah mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat kepada mereka.

“Kami sangat berterimakasih sekali kepada Ibu atau Mama Risma, Wali Kota Surabaya, karena beliau telah membelikan kesempatan kepada kami untuk melihat dan praktik langsung dalam acara pelatihan Pahlawan Ekonomi. Selain itu, kami sangat berterima kasih juga kepada seluruh mentor yang dengan sabar mengajari kami. Kami juga berterimakasih kepada ibu-ibu di Pahlawan Ekonomi yang telah memberi masukan dan saran ketika kami berlatih,” tutur dia. (wh)