Pahlawan Ekonomi : Olahan Singkong untuk Perempuan Papua

Pahlawan Ekonomi : Olahan Singkong untuk Perempuan Papua

Pelatihan Pahlawan Ekonomi yang digelar di Kaza City, Jalan Kapas Krampung Surabaya, Minggu (7/8/2016), membedah resep aneka olahan dari singkong.

Chef Muawaluyo Tsamara, coach Pahlawan Ekonomi mengungkapkan, latar belakang dipilihnya menu itu berkenaan hadirnya 15 perempuan Papua yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Di tanah Papua banyak menyimpan kekayaan, tanaman umbi-umbian seperti singkong dan ketela tumbuh subur didaerah tersebut. Selain itu, hari ini merupakan kali terakhir mereka menimba ilmu di Pahlawan Ekonomi Surabaya,” ungkap Muawal yang juga merupakan staf pengajar di Surabaya Hotel School (SHS) itu.

Kata dia, ada dua bentuk olahan yang dapat dibuat dari bahan dasar singkong. Pertama adalah olahan dengan jenis makan manis dan yang kedua adalah jenis makanan yang asin.

“Adapun jenis olahan makanan yang manis yaitu, rainbow samiler. Untuk olahan makanan yang asin kita bakal membuat semacam keripik samiler dengan rasa udang, ikan teri dan rasa paprika,” ujar dia pada enciety.co disela pelatihan.

Untuk membuat rainbow samiler, dibutuhkan beberapa bahan dasar. Di antaranya, singkong yang telah dikukus, gula, telur, garam secukupnya dan tepung terigu.

“Untuk menghasilkan warna yang menarik dalam menghasilkan produk tersebut, kita menggunakan bahan-bahan alami. Contohnya, untuk menghasilkan warna hijau, kita dapat menggunakan air perasan daun pandan,” urai dia.

Selain itu, dia juga menjelaskan bagaimana menghasilkan keripik samiler dengan berbagai rasa olahan laut.

“Untuk membuat keripik samiler rasa udang atau ikan teri, langkah yang harus kita lakukan juga harus merebus singkong hingga matang. Setelah itu, kita dapat menghaluskan singkong tersebut dengan cara ditumbuk. Hal itu dilakukan agar singkong dapat dibentuk menjadi adonan yang dapat dengan mudah kita olah,” jelas Muawal.

Ia mengimbuhkan, untuk membuat resep olahan berbahan dasar singkong ini kita tidak perlu mengeluarkan ongkos yang banyak. Rata-rata, kita hanya mengeluarkan ongkos produksi sebesar Rp 10 ribu untuk membeli bahan dasar.

“Dari ongkos tersebut, kita dapat membuat 10 porsi rainbow samiler yang perporsinya dapat kita hargai Rp 3,5 ribu. Sedangkan untuk keripik samiler kita dapat menghasilkan 30 sampai dengan 35 buah keripik yang nikmat. Satu keripiknya dapat kita hargai sekitar Rp 1,5 ribu,” tandas dia. (wh)