OJK Minta Pahlawan Ekonomi Tularkan Virus Entrepreneur ke Indonesia Timur

OJK Minta Pahlawan Ekonomi Tularkan Virus Entrepreneur ke Indonesia Timur

Teks: Choirul Mahpuduah (owner Pawon Kue), Diah Arfianti (owner Diah Cookies), dan General Manager Enciety Business Consult Don Rozano. foto:arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi yang digagas Pemerintah Kota Surabaya sejak 2010 kini telah menjadi inspirasi banyak kalangan. Tahun 2018 ini, Pahlawan Ekonomi diminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Facebook untuk “menularkan” virus entrepreneur ke Indonesia Timur.

Hal itu disampaikan Don Rozano, General Manager Enciety Business Consult dan Steering Committee Pahlawan Ekonomi Surabaya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (2/2/2018). Acara itu juga dihadiri Diah Arfianti (owner Diah Cookies) dan Choirul Mahpuduah (owner Pawon Kue).

Kata dia, OJK yang bertugas menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan itu telah lama bekerjasama dengan Pahlawan Ekonomi Surabaya dalam upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Baca: OJK Bantu Pelatihan Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya

Sedangkan Facebook yang merupakan platform media sosial terbesar di dunia telah bekerjasama dengan Pahlawan Ekonomi lewat program #SheMeansBusiness. Program ini dikhususkan oleh Facebook untuk membantu pelaku usaha perempuan agar lebih maju dan sukses.

Baca: Wow, Facebook Ajari UKM Surabaya Digital Marketing

“Ada beberapa daerah yang tertarik untuk mengadopsi program Pahlawan Ekonomi Surabaya ini, di antaranya Jayapura, Manokwari, dan Kendari. Untuk Jayapura, beberapa waktu lalu ada sekitar 15 orang yang telah belajar ke Pahlawan Ekonomi. Lalu, ada 150 orang dari Manokwari yang datang ke Surabaya untuk belajar menjadi entrepreneur atau pelaku usaha di Pahlawan Ekonomi,” ungkap Don.

Untuk meningkatkan kualitas usaha, ia menjelaskan jika Pahlawan Ekonomi juga menggandeng beberapa stakeholder. Diantaranya para desainer muda Kreavi. Para desainer muda ini dengan sukarela membantu para pelaku usaha membenahi tampilan produknya.

“Para desainer muda Kreavi yang tergabung dalam program Tatarupa Pahlawan Ekonomi tidak di bayar satu rupiah pun. Mereka bertugas untuk me-repackaging produk. Jika produk para pelaku usaha laris, feedback-nya mereka dapat portfolio yang membuat namanya makin meroket sebagai desainer,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, Don juga mengungkapkan jika saat ini Pahlawan Ekonomi juga telah bekerjasama dengan maskapai penerbangan Citilink untuk dapat memasarkan produk pelaku usaha di dalam pesawat.

“Contohnya produk dari Ibu Diah (Diah Cookies) ini, dalam kurun beberapa bulan ini ada 300 produk yang dijual di Citilink. Alhamdulillah, yang laku ada 296 buah, jadi sisa 4 buah. Di samping itu, ada produk dari Ibu Choirul Mahpuduah (Pawon Kue), ada 450 produk yang dijual di Citilink, dan laku 381 buah,” terang dia.

Kata dia, hal ini sangat membanggakan. Karena beberapa waktu lalu, pihak Citilink telah menanyakan apa ada lagi produk pelaku usaha Pahlawan Ekonomi yang dapat dijualkan di dalam pesawat.

Baca: Wow, Produk Pahlawan Ekonomi Dijual di Citilink

“Kami berharap, Pahlawan Ekonomi ini adalah sebuah cara berbeda yang dapat dilakukan agar kita dapat bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar kita,” terang Don. (wh)

Marketing Analysis 2018