OJK KR 4 Bakal Tambah 10 Bank Wakaf Mikro

OJK KR 4 Bakal Tambah 10 Bank Wakaf Mikro

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan & Perizinan OJK KR 4 Jatim Kuswandono menghadiri Media Gathering Cangkrukan Media di Hotel Surya, Tretes Pasuruan, Kamis (3/5/2018).

Hingga kini, akses keuangan menjadi salah satu kendala bagi masyarakat di daerah untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Jika masyarakat dapat memiliki modal yang cukup, niscaya masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya dengan menjadi pelaku usaha. Menjawab kebutuhan itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggagas Bank Wakaf Mikro (BWM) yang diharapkan bisa menjadi solusi memecah kebuntuan kebutuhan masyarakat akan permodalan usaha.

“Selama ini, banyak masyarakat daerah yang menjadi pelaku usaha kesulitan untuk akses permodalan. Sebagian besar dari mereka yang ingin mengembangkan usaha dengan meminjam modal malah terjebak oleh lilitan utang pada rentenir,” ujar Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan & Perizinan OJK KR 4 Jatim Kuswandono, dalam acara Media Gathering Cangkrukan Media OJK KR 4 Jatim, di Hotel Surya, Tretes Pasuruan, Kamis (3/5/2018).

Kata dia, modal yang ada di BWM didapat dari para donatur dengan konsep tanggung renteng. Salah satu sasaran utama dari program yang ada di BWM adalah masyarakat pesantren yang ada di seluruh Indonesia khususnya.

“Dengan dana dari donatur dan konsep tanggung renteng, Insya Allah dana yang ada di BWM halal,” tegas dia.

Sampai saat ini, menurut Kuswandono, sudah ada sekitar 22 BWM yang aktif melayani kebutuhan permodalan yang ada di seluruh Indonesia.

“Ke depan, target kami sampai tahun depan akan menambah 10 BWM lagi. Mudah-mudahan hal ini berjalan lancar,” pungkas Kuswandono. (wh)