OJK: 227 Entitas Ditengarai Investasi Bodong

OJK: 227 Entitas Ditengarai Investasi Bodong

Inggid dan Dedi Herlambang, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (3/8/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Kantor Regional 4 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim mencatat, hingga Juli 2018, ada 227 entitas yang ditengarai investasi bodong. Hal ini disampaikan Kepala Bagian pengawasan Pasar Modal Kantor Regional 4 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim Dedi Herlambang, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (3/8/2018).

Dedi mengatakan, bagi masyarakat yang ingin melakukan kegiatan investasi, disarankan agar dapat melakukan cek and recheck kepada perusahaan investasi.

“Jika perusahan tersebut telah terdaftar di OJK, maka sudah dianggap aman untuk dilakukan kegiatan investasi,” katanya dalam acara yang dipandu Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya

Lalu, terang dia, meski perusahaan telah telah terdaftar dalam OJK, tetap saja masih ada yang berpotensi melanggar. Terkait hal ini, ia menyarankan kepada masyarakat untuk waspada dan berpikir bijak sebelum berinvestasi.

“Benang merahnya ada di pengawasan. Jika perusahaan itu masuk dalam pengawasan, sudah selayaknya masyarakat dapat berpikir bijak untuk berinvestasi,” terangnya.

Untuk diketahui, untuk meningkatkan tingkat kewaspadaan masyarakat dalam berinvestasi, saat ini OJK terus berusaha meningkatkan tingkat literasi keuangan.

“Sekarang tingkat literasi keuangan mencapai keuangan 35 persen dengan penggunaan sekitar 73,25 persen,” tegasnya.

Inggid, Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor Regional 4 OJK Jatim, menjelaskan setiap tahun pihaknya memiliki 60 kegiatan yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Sesuai dengan stategi peningkatan literasi keuangan nasional, kami memiliki beberapa target. Di antaranya ibu-ibu dan para pelaku usaha. Target tersebut sangat erat dengan perputaran uang di masyarakat,” paparnya. (wh)

Marketing Analysis 2018