Nuansa Global di Valentine’s Day Dapur Coklat

Nuansa Global di Valentine’s Day Dapur Coklat

Pembeli memilih menu jelang Valentine’s Day di Dapur Coklat, Jalan Biliton, Senin (13/2/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Dapur Coklat mengubah konsep di momen Valentine’s Day. Di outlet-nya Jalan Biliton, Surabaya, Dapur Coklat  membidik nuansa global untuk menyambut Hari Kasih Sayang.

Tan Windi Rara Prameswari, asisten Supervisor Dapur Coklat, mengatakan perubahan konsep tersebut untuk menambah penjualan di Valentine’s Day.

“Akibat larangan pemerintah, kami mengubah konsep lebih ke global untuk tema kasih sayang. Bukan lagi ke pasangan remaja, tapi kami lebih menyasar penjualan kepada pihak keluarga, sahabat, dan teman serta kolega,” kata Tan Windi Rara Prameswari kepada enciety.co, Senin (13/2/2017).

Meskipun tidak menyebutkan kenaikan omzet perusahaannya, Tan Windi melanjutkan jika permintaan coklat tahun ini meningkat 50 persen dari Valentine;s Day tahun lalu meskipun belum pada tanggal 14 Februari.

“Memang, setiap tahun kami menyajikan tema yang berbeda. Mulai jenis coklat, bentuk dan modelnya. Untuk tahun ini kami beri tema dengan nama candy land yang tahun lalu bertemakan pantai,” jelasnya.

Tema candy land ini sendiri cocok untuk anak-anak, remaja dan orang tua. Untuk tema ini, pihak dapur coklat menyediakan 18 bentuk coklat seperti home sweet home, 2 dozen heart. Sedangkan untuk kue, dapur coklat membuat special cake Valentine.

Khusus untuk 2 dozen heart ini sendiri, pembeli bisa menuliskan nama di coklatnya sebelum diberikan kepada yang dituju. Untuk harganya, Dapur Coklat menawarkan harga termurah dari Rp 8.250 hingga Rp 300 ribu. Sedangkan untuk cake sendiri dibanderol dengan harga Rp 265 ribu.

“Pembeli tertarik ke candy land karena penyajiannya lebih ke warna warni tidak hanya klasik coklat saja. Tetapi kenaikan 50 persen penjualan tadi belum dihitung besok yang merupakan puncak Valentine’s Day,” papar dia. (wh)

Marketing Analysis 2018