Mulai dari Perempuan, Bisnis Lalu Menular ke Anak dan Suami

Antiek Sugiharti, Kepala DP5A Kota Surabaya, menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda di Kecamatan Sukolilo Surabaya, Sabtu (26/5/2018).foto:arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi adalah gerakan yang digagas pada tahun 2010 oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Gerakan ini bertujuan menghidupkan mesin kedua ekonomi keluarga agar masyarakat dapat hidup lebih sejahtera dan mandiri.

Hal itu ditegaskan Antiek Sugiharti, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, dalam Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda di Kecamatan Sukolilo Surabaya, Sabtu (26/5/2018).

“Awal digagas, Pahlawan Ekonomi diperuntukkan untuk kaum perempuan supaya dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Karena menurut survei yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya saat itu, jika kita menggerakkan kaum perempuan dalam keluarga, tingkat keberhasilan usaha yang dibangun dapat meningkat,” kata Antiek.

“Hal itu tidak lepas dari karakter perempuan Indonesia yang tahan banting dan pantang menyerah dalam melakoni usaha,” imbuh pejabat berjilbab itu.

Seiring berjalannya waktu, kata Antiek, usaha para perempuan terus berkembang. Hasil itu membuat banyak perubahan hingga sekarang. Pasalnya, usaha para perempuan itu akhirnya diikuti anak-anaknya. Ada juga suami berhenti bekerja di perusahaan dan memutuskan membantu usaha istrinya.

“Saya menemukan ada beberapa contoh dari ibu-ibu pelaku usaha ini sukses dan sampai kewalahan untuk mengembangkan usahanya. Hingga suaminya memutuskan pensiun atau keluar dari pekerjaannya untuk membantu istrinua yang menjadi pelaku usaha,” ungkap Antiek.

Kata dia, fakta ini menjadi bukti jika kita mau berusaha sungguh-sungguh dan pantang menyerah, kesuksesan bakal menghampiri. “Seperti apa yang sering disampaikan oleh Ibu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, jika tidak ada yang tidak mungkin asal kita mau berusaha dan bersungguh-sungguh. Jadi, agar kita sukses, kita wajib berusaha sekuat tenaga, niscaya Tuhan akan menjawab usaha kita,” papar Antiek.

Dalam kesempatan sama, Camat Sukolilo Kanti Budiarti mengaku bangga dan mengapresiasi apa yang telah dicapai para pelaku usaha di lingkungannya. Menurut dia, dengan adanya acara gelar produk seperti Road Show Pahlawan Ekonomi ini, menjadi semacam pematik semangat para pelaku usaha.

“Gelar produk semacam ini sangat diperlukan oleh para pelaku usaha Kecamatan Sukolilo. Selain sebagai contoh bagi para pelaku usaha lain, acara ini dibutuhkan agar mereka dapat mencontoh prestasi yang telah diukir para pelaku usaha Pahlawan Ekonomi yang telah sukses,” ucap dia. (wh)

Mulai dari Perempuan, Bisnis Lalu Menular ke Anak dan Suami

Marketing Analysis 2018