Momme, Patahkan Mitos Makanan Sehat

 

Momme, Patahkan Mitos Makanan Sehat

Hobi jalan-jalan dan suka makan identik dengan foya-foya. Tak jarang, malah menghabiskan uang. Tapi, ibu dan anak satu ini berbeda. Sambil memuaskan kesenangannya terhadap kuliner dan berwisata bersama keluarga, jiwa bisnis keduanya selalu tergelitik bila melihat peluang.

Hari Valentine Februari 2014 silam, Valeriana Rosmaya pelesir ke Singapura bersama keluarga. Gadis 24 tahun itu mencicipi Lao Ban Soya Beancurd, sebuah gerai tahuwa yang amat tersohor di sebuah pusat jajanan di sana. Sang mama, Swatna Go yang sangat suka kuliner, jatuh hati pada panganan berbahan dasar kacang kedelai tersebut.

Valeriana lantas mengamati, bagaimana makanan sejenis tahuwa itu bisa begitu laris manis. “Di sana, Lao Ban itu famous banget. Kalau mau beli bahkan sampai antre panjang,” ujarnya. Ia pun berpikir, di Indonesia panganan serupa belum pernah ada yang menjual. Dalam hati, ia berhitung peluang bisnisnya.

Lain halnya dalam benak sang ibunda. Ny Swat, begitu ia akrab disapa, justru penasaran. “Kalau saya justru penasaran bagaimana cara bikinnya,” katanya. “Iya, mamaku ini kan memang jago memasak,” sahut Valeriana.

Sepulang dari Negeri Singa, sang mama langsung berkutat seharian di dapur untuk mencoba membuat semirip mungkin dengan produk Lao Ban Beancurd. “Saya coba dulu yang rasa original, sambil saya ingat-ingat rasanya waktu itu seperti apa,” ungkap Ny Swat. Proses trial and error-nya hampir sebulan.

Usai digiling halus, wanita 58 tahun itu harus berkali-kali menyaring cairan soya tersebut. Itu dilakukan agar mendapatkan tekstur yang benar-benar lembut. Eksperimen itu akhirnya berbuah manis. Selain sukses menemukan resep soya pudding yang teksturnya lembut, ia melakukan inovasi rasa yang unik.

Persis pada 15 April 2014, Valeria yang didapuk sebagai marketer bisnis keluarga ini merilis produk Singaporean soya pudding bernama Momme. Nama Momme berasal dari kata Mom and me, yang artinya ‘Mama dan aku’. Terdapat 4 rasa basic yang tersedia, yaitu original, stroberi, cokelat, dan karamel. Harga satu cup dipatok Rp 15.000. Dalam waktu singkat, lebih dari 600 cup Momme terjual.

Valeriana yakin, soya pudding buatan mama-nya berbeda dengan puding kedelai lainnya. Teksturnya amat lembut, cocok buat segala usia. “Teksturnya lembut dan lumer di mulut, jadi mulai bayi usia 2 tahun sampai lansia, nggak masalah mengonsumsi Momme,” katanya.

Dari sisi kesehatan, Momme dijamin aman dan enak. Valeriana ingin mematahkan mitos makanan sehat yang dipandang tak enak rasanya. “Kita ingin ada dessert yang orang bisa makan without guilty but pleasure. Jadi, tanpa takut gemuk tapi enak,” terangnya.

Ditambah lagi, kedelai memang dikenal memiliki kandungan vitamin E yang baik bagi pencernaan. Ia punya manfaat memperlancar buang air besar dan tak memicu kolesterol.

Yang istimewa, Momme menggunakan kedelai organik impor asal Singapura. Kacang tanpa kulit tersebut dipilih karena aromanya clean, benar-benar murni kedelai. Berbeda dengan kedelai lokal yang aromanya sedikit langu alias apek. “Jatuhnya pas diolah itu soft,” imbuh Ny Swat.

Selain itu, Ny Swat menyebut, puding buatannya tanpa pengawet, tanpa pewarna, rendah lemak, tinggi protein, dan tinggi kalsium. “Sehingga, Momme cocok buat vegetarian. Ini sudah teruji dari rekan yang ahli nutrisi,” ujarnya.

Momme, Patahkan Mitos Makanan Sehat

Kini, duet ibu dan anak itu bisa menjual 100 cup soya pudding dalam sehari. Untuk menghasilkan 100 cup itu, ibunda Valeriana tersebut membutuhkan 1,5 kilogram kacang kedelai. Dedikasi dan kecintaan memasak dipadu kemampuan berbisnis menjadikan Ny Swat tak merasa lelah jika terlanjur berada di dapur.

“Saya ingin puding ini fresh begitu sampai ke tangan konsumen. Jadi memasaknya sejak malam, selesai pagi. Pukul 09.00, siap diantarkan,” tuturnya.

Valeriana mengaku memasarkan Momme secara online, namun menerapkan sistem reseller. Rencananya, ia ingin memasarkannya lebih luas melalui supermarket, cafe, dan store. Hal itu penting karena produk soya buatan mamanya benar-benar segar. Bila diletakkan di suhu biasa, hanya bertahan maksimal 24 jam. Sebab, rasanya bisa berubah. Sedangkan bila ditaruh di lemari pendingin, bisa hingga sampai 7 hari.

Apa kelebihan berwirausaha bareng Mama? “Kerja sama Mama sebagai partner bisnis itu enak. Karena di situlah kekuatan bisnisnya, sinergi antara orang tua dan anak,” jawab Valeriana mantap. Meski menyadari suatu saat mereka memerlukan ekspansi usaha, Ny Swat adalah seorang perfeksionis.

“Saya kurang marem (mantap, Red) kalau nggak dipegang sendiri. Minimal, nanti saya turunkan keahlian ini ke anak-anak saya dulu,” imbuhnya sambil tersenyum ke arah putrinya.(wh)

 

Marketing Analysis 2018