Mengulik Bisnis Logistik yang Makin Asyik

Mengulik Bisnis Logistik yang Makin Asyik
Dwi Setyaningsih, peneliti Enciety Business Consult

Menggilanya belanja online ikut menarik bisnis logistik menjadi makin asyik. Kini, nilai bisnis yang satu ini sudah setara dengan APBN Indonesia.

Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyebutkan bahwa tahun 2014 nilainya sudah mencapai Rp 1.800 triliun.

Asperindo juga optimistis pasar logistik Indonesia bakal tumbuh 14,7 persen pada 2015 dengan estimasi nilai mencapai Rp 1.849 triliun.

Industri logistik Indonesia punya potensi sangat besar untuk berkembang. Hal itu tercermin dari pesatnya pertumbuhan perdagangan online (e-commerce). Ini seiring dengan meningkatnya penggunaan internet dan penggunaan gadget serta tumbuhnya daya beli kelas menengah.

Dari sisi jumlah, pelaku bisnis logistik pun terus bertumbuh. Tidak hanya pemain lokal, tetapi juga perusahaan asing. Mulai dari perusahaan kelas gurem hingga kakap bertarung di sini.

Di third party logistic kurang-lebih ada 50-60 perusahaan, freight forwarding ada 2.000 perusahaan, transporter menurut Organda ada 3.000 perusahaan. Sementara perusahaan kurir menurut Asperindo ada 1.200 perusahaan.(wh)

Marketing Analysis 2018