Memilih Tas Mode Kombinasi yang Lagi Hits

Memilih Tas Mode Kombinasi yang Lagi Hits

Pelatihan cluster creative industry intermediate di Kaza City Mall.foto:arya wiraraja/enciety.co

Fungsi tas tidak hanya digunakan untuk membawa barang saja. Tas kini mulai berkembang menjadi salah satu item mode atau aksesoris penunjang penampilan.

Menjawab tantangan pasar tersebut, puluhan orang yang tergabung dalam cluster creative industry intermediate Pahalwan Ekonomi mengikuti pelatihan membuat tas mode. Acara itu diadakan di Kaza City Mall, Minggu (10/3/2019).

“Bagi banyak orang, penampipan adalah yang utama. Selain smartphone dan dompet, kini tas jadi perangkat penting yang wajib dibawa ke mana-mana,” ujar Nanik Heri, koordinator mentor creative industry.

Bukan hanya itu saja. Menurut Nanik, gungsi tas juga mulai berubah. “Dulu tas dijadikan tempat peralatan, kini fungsinya menjadi aksesoris mempercantik penampilan,” imbuhnya.

Nanik menuturkan, mode tas sekarang tidak lagi dibagi menjadi 3 atau 4 jenis. Dulu, jika orang ingin pergi bekerja, yang digunakan tas koper kecil yang bisa menyimpan berkas atau laptop. Untuk belanja, yang dibawa tas mode. Sedangkan untuk anak sekolah, pilihannya tas ransel atau tas selempang.

“Sekarang, mode tas makin berkembang. Kita kenal ada jenis tas ransel yang bisa dijadikan tas selempang. Ada juga tas selempang yang modelnya seperti tas koper dan kain. Kita sekarang coba buat berbagai kombinasi tas mode tersebut dalam pelatihan kali ini,” tegas Nanik.

Nanik lalu menjelaskan, jenis tas yang dibuat adalah kombinasi tas selempang dan ransel. Kata dia, tas jenis ini belakangan penjualannya sedang tinggi.

“Mungkin karena modelnya itu sehingga banyak yang suka. Selain itu, tas ini juga multifungsi. Bisa dipakai selempang, bisa juga dipakai sebagai tas ransel. Intinya bergantung kebutuhan,” terang owner Kriya Daun ini.

Pada pertemuan tersebut, Nanik mengarhkan peserta pelatihan bisa membuat pola dasar tas. Selanjutnya memotong bahan.  Kemudian masuk tahap menjahit.

“Jadi, saya berharap mereka bisa terus ikut pelatihan.Jangan sampai absen. Karena jika sampai tidak datang rugi. Mereka bakal tertinggal materi yang telah diajarkan,” tegas Nanik. (wh)

Marketing Analysis 2018

Berikan komentar disini