Melepaskan Belenggu Aturan Lama

Melepaskan Belenggu Aturan Lama

Kresnayana Yahya. foto:arya wiraraja/enciety.co

Menghadapi trasformasi ke tahun 2017, anak muda Indonesia yang jumlahnya sangat besar dari total populasi penduduk, memiliki banyak gagasan inovatif dan progresif. Untuk membangun negeri ini, keberadaan anak muda yang bakal mewarisi pembangunan tidak boleh dibatasi dengan peraturan-peraturan lama yang sudah usang.

Ada sekitar 100 juta orang Indonesia yang saat ini berusia antara 15-35 tahun. Jumlah itu kurang lebih sepertiga dari jumlah penduduk Indonesia. Perlu diketahui, di usia tersebut, anak muda punya segudang ide cemerlang yang harus dikembangkan dan diwujudkan.

Namun, jika bangsa ini terus menerapkan peraturan-peraturan yang sudah usang, kita malah membatasi kemajuan negara ini. Terlebih, tantangan yang dihadapi Indonesia ke depan bakal terus bertambah. Ini seiring dengan perkembangan zaman. Di antaranya, konsep ekonomi dunia tak lagi dibatasi aturan-aturan yang membebani pelaku usaha.

Dengan mulai diterapkannya konsep pear to pear ekonomi, para pelaku usaha tidak lagi terkurung dalam aturan kelembagaan. Konsep tersebut membebaskan mereka melakukan transaksi dan membangun jaringan usahanya.

Jika dulu pegawai diharuskan memakai seragam ke kantor, lalu mereka juga dibebani dengan adanya absensi kantor yang harus dipenuhi. Saat ini, konsep-konsep tersebut sudah mulai ditinggalkan. Untuk mendisiplinkan dan menanamkan etos kerja yang baik, kita dapat memberikan mereka tanggung jawab atas pekerjaan yang mereka lakukan. Karena, dengan cara itu mereka dapat berkembang dan mampu mengerjakan tugas-tugas kerjanya. (wh)

Marketing Analysis 2018