Masih Banyak Diskriminasi yang Diterima Penyandang Disabilitas

Masih Banyak Diskriminasi yang Diterima Penyandang Disabilitas

Teks: Jaka Anom Akhmad Yusuf(kiri) menjadi narasumber acara diskusi bersama para jurnalis bertajuk Local Media Orientation For Jaurnalists di Hotel Primebiz Surabaya, Jalan Kebon Gayungsari, Surabaya, Selasa (13/2/2018). Foto:arya wiraraja/enciety.co

Hingga kini masih banyak bentuk diskriminasi yang diterima oleh para penyandang disabilitas. Di antaranya diskriminasi komunikasi, interaksi, infrastruktur, pelayanan, pendidikan dan lain sebagainya.

Hal tersebut disampaikan Jaka Anom Akhmad Yusuf, inklusif disabilitas spesialis, dalam acara diskusi bersama jurnalis dengan tema Local Media Orientation For Journalists yang digelar diHotel Primebiz, Jalan Kebon Gayungsari, Surabaya, Selasa (13/2/2018).

Acara bertajuk “Ayo Inklusif” ini diadakan The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP), United Tractors (UT), Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya, Saujana, dan Christoffel Blindenmission (CB).

Menurut Jaka yang juga penyandang disabilitas tuna netra itu, keterbatasan yang dialami para penyandang disabilitas harus dipenuhi dan diberi kesempatan.

“Banyak dari para penyandang disabilitas yang memiliki potensi dan kemampuan, namun tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri. Jadi di sini, kami sangat berharap peran media sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dapat membantu para penyandang disabilitas,” ujar dia.

Rehabilitasi berbasis masyarakat yang menjadi pokok bahasan pada diskusi itu adalah sebuah konsep yang mengakui persamaan hak orang yang mengalami disabilitas, membutuhkan pelayanan dan kesempatan yang sama dengan masyarakat yang lain.

“Dengan memiliki kesempatan sama, kami yakin para penyandang disabilitas dapat berbaur dan bergaul tanpa ada batasan di tengah-tengah masyarakat,” tegas dia.

Jata juga menuturkan, pemenuhan hak bagi para penyandang disabilitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi peran masyarakat terutama lingkungan sekitarnya dan keluarga juga sangat penting.

“Di sini, peran keluarga menjadi sangat sentral. Dengan dukungan penuh dari keluarga, para penyandang disabilitas dapat terus berkembang dan meraih cita-cita seperti mereka yang non disabilitas,” pungkas dia. (wh)

Masih Banyak Diskriminasi yang Diterima Penyandang Disabilitas

Marketing Analysis 2018