Mama-Mama Papua Belajar Bikin Minuman Sehat di Denil Puding

Mama-Mama Papua belajar di bengkel produksi Denil Puding Surabaya, Rabu (12/9/2018). foto:arya wiraraja/enciety.co

Jayawijaya, Papua memiliki hasil alam yang melimpah. Namun, masyarakat diwilayah tersebut belum dapat memaksimalkan potensi kekayaan alam. Contohnya, komoditas susu dan buah. Jika sudah musin, di Jayawijaya banyak sekali ditemukan aneka buah.

“Saking banyaknya kata Mama-Mama Papua yang ikut pelatihan ini, harganya jadi sangat murah. Untuk menyiasati hal itu kita coba ajarkan kepada Mama-Mama ini bagaimana membuat produk dari bahan buah dan susu, yaitu aneka puding,” tegas Dedy Kurnia Sunarno kepada warga Jayawijaya, Papua yang belajar di bengkel produksi Denil Puding, di Jalan Karang Empat Besar, Surabaya, Rabu (12/9/2018).

Kata Dedy, dua menu yang diajarkan, yakni puding sutera buah dan puding sedot. Bahan-bahan yang perlu disiapkan susu murni cair, air, dan bubuk agar-agar. Untuk membuat puding sutera buah, tambahkan buah leci, jeruk, melon dan lain sebagainya.

Menurut dia, pemilihan buah ini dapat disesuaikan. Contohnya, banyak buah lokal yang dapat dimanfaatkan untuk diolah menjadi menu tersebut. “Banyak pilihan buah lokal bisa dijadikan bahan. Pilihannya ada buah matoa, buah merah atau buah pisang. Semua buah bisa, asal cara mengolahnya tepat,” tegas Dedy.

Untuk puding sutera buah, terang dia, yang pertama memasukkan bubuk agar-agar ke dalam panci yang telah berisi air di atas api sedang hingga tercampur rata. Kemudian, masukkan susu cair dan air secara perlahan.

Nah, kata dia, agar puding tidak pecah atau kenyal sempurna saat matang, pastikan terus mengaduk adonan ketika proses mencampur adonan susu, air dan agar-agar.

“Sambil nunggu adonan dingin, masukkan perisa makanan rasa buah alami. Penambahan bahan ini dilakukan agar puding memiliki aroma buah yang menggoda ketika matang,” cetus dia.

Menurut Dedy, setelah adonan dingin, tambahkan topping potongan buah yang diinginkan. Supaya hasilnya cantik, bentuk buah dengan bantuan alat-alat berupa pisau kecil atau cetakan.

“Salah satu hal yang membuat puding sutera buah ini laku dijual adalah tampilannya yang menarik. Jadi, dalam proses finishing atau proses penyajian ini kita wajib berhati-hati,”tegasnya.

Sedangkan untuk membuat puding sedot, Dedy mengatakan bahan yang dibutuhkan hampir sama. Yakni susu, air, gula pasir, perisa makanan alami dan bubuk agar-agar rasa vanila.

“Hanya saja, untuk membuat menu ini, kita harus menambahkan bahan susu cair dua kali lebih banyak. Karena produk puding cair dapat dinikmati dengan cara disedot atau diminum,” terang dia.

Dedy menjelaskan, dua produk ini sangat diminati semua kalangan.  Baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. “Saya yakin, jika Mama-Mama Papua dapat membuat produk ini, mereka dapat memperluas menjualnya di wilayah Papua,” tandas Deddy. (wh)

Mama-Mama Papua Belajar Bikin Minuman Sehat di Denil Puding
foto:arya wiraraja/enciety.co

Berikan komentar disini