Mahasiswa University of Toronto Magang di EBC

Vinsen Silvanus Kurnianto mengikuti program magang di EBC. foto:arya wiraraja/enciety.co

Namanya Vinsen Silvanus Kurnianto. Dia mahasiswa semester lima jurusan statistik University of Toronto Kanada. Saat ini, ia mengikuti program internship (magang) di Enciety Business Consult (EBC), salah satu konsultan bisnis ternama di Indonesia.

“Rencananya dua bulan sampai September 2017,” kata Vinsen, ditemui enciety.co di sela kesibukannya bekerja di Kantor EBC. Jalan Manyar Tirtoyoso Utara, Surabaya, Selasa (25/7/2017)

Vinsen yang duduk di pojok ruang utama EBC, saat dijumpai terlihat sibuk dengan berbagai berkas-berkas statistik. Beberapa kali dia harus mengkroscek data di laptopnya. Bila menemui data yang kurang jelas, dia bertanya kepada para peneliti EBC yang duduk seruangan dengannya.

Vinsen mengaku sejak kecil menyukai matematika. Bagi dia, semua yang ada di dunia ini dapat diukur dan diwujudkan dalam bentuk angka.  “Mungkin bagi sebagian orang matematika dianggap susah. Tapi bagi saya, pelajaran matematika banyak tantangannya. Selain itu, matematika itu ilmu pasti. Jadi sangat mudah untuk dikuasai,” tegas lulusan SPINS International School itu.

Pascalulus SMA, Vinsen melanjutkan kuliah jurusan statistik di University Of Toronto, salah satu universitas ternama di Kanada. “Kebetulan ada kesempatan, dan di universitas tersebut ada jurusan statistiknya. Jadi saya putuskan melanjutkan di sana,” paparnya.

Ditanya, kenapa tertarik untuk magang di EBC, Vinsen mengaku terinspirasi dengan sosok Kresnayana Yahya, pakar statistik ITS Surabaya yang juga Chairperson EBC. “Saya mengagumi Pak Kresna. Bagi saya, profesi peneliti itu keren. Karena kita dapat mengetahui banyak hal. Selain itu, kita juga dapat mengukur data dengan statistik,” kupas dia.

Sejak magang pada awal Juli 2017, Vinsen mengaku sangat senang dan mendapat banyak ilmu dan pengalaman. Menurut dia, untuk menjadi peneliti banyak hal yang harus dilakukan . “Yang paling berat mencari data dan mengolahnya. Butuh ketelatenan melakukan pekerjaan itu,” tegas cowok kelahiran Surabaya, 26 November 1996, itu.

Vinsen berharap semua pengalaman magang dapat menjadi pedomannya di dunia kerja pasacalulus kuliah nanti. “Saya berharap setelah lulus bisa jadi peneliti. Kalau gak kesampaian, minimal kerangka berpikir peneliti yang saya dapatkan semasa magang di sini dapat saya terapkan di dunia kerja nanti,” tegas dia. (wh)

Marketing Analysis 2018