Lolos Inspeksi Teknis, Sapuangin ITS Siap Turun ke Arena

Lolos Inspeksi Teknis, Sapuangin ITS Siap Turun ke Arena

foto:humas its

Tim Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya baru saja sukses menyelesaikan inspeksi teknis dalam ajang Drivers’ World Championship (DWC) Grand Final 2018, Rabu (4/7/2018) waktu setempat. Digawangi oleh delapan anggota tim di London, mobil Sapuangin XI EVO generasi kedua ini pun siap turun ke arena untuk dilakukan ujicoba.

“Inspeksi teknis sendiri merupakan pengecekan kesesuaian mobil dengan ketentuan perlombaan DWC. Disesuaikan dengan kategori kepesertaan,” papar Billy Firmansyah selaku Manajer Nonteknis Tim Sapuangin ITS melalui pesan online, Kamis (5/7/2018) malam.

Dalam inspeksi teknis kali ini, menurut Billy, mobil Kategori Urban Concept kelas Internal Combustion Engine (ICE) tersebut sukses menjalani serangkaian tes. “Serangkaian tes yang dilakukan sama seperti waktu Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2018 di Singapura pada Maret lalu, ada 12 tahapan inspeksi,” beber mahasiswa Departemen Teknik Mesin tersebut.

Serangkaian tes tersebut antara lain tahap inspeksi untuk kelengkapan driver (driver’s control), berat kendaraan (vehicle weight), vehicle dimension (dimensi kendaraan), seatbelt dan roll bar, brake (rem), visibility, mechanical vehicle design, electrical vehicle design, energy verification yang sesuai kategori bahan bakar, dan tahap telematry atau kemampuan memantau kelengkapan dan kondisi mobil dari jarak jauh.

Serangkaian tes yang dilakukan tak serta merta berjalan mulus. “Kami sempat mengalami sedikit kendala yang berhubungan dengan engsel kunci kendaraan,” ungkap Billy. Namun hal tersebut dapat segera ditangani dengan baik oleh Tim Sapuangin.

Lolos Inspeksi Teknis, Sapuangin ITS Siap Turun ke Arena

Setelah melalui serangkaian inspeksi teknis tersebut, Tim Sapuangin ITS akan menjalani tahapan ujicoba dan juga latihan untuk perlombaan. Di bawah bimbingan Ir Witantyo MEngSc, Tim Sapuangin ITS berharap bisa mendapatkan hasil terbaik dalam lomba pada 8 Juli nanti.

“Seluruhnya sangat bergantung kondisi saat ini, akan ada verifikasi ulang hasil konsumsi bahan bakar. Semoga mendapatkan hasil terbaik,” pungkas Billy. (wh)